Banyuwangi Butuh Stadion Representatif

  • Bagikan

banyuwangiPersiapan Hadapi Porprov 2015

BANYUWANGI – Penunjukan Banyuwangi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) edisi kelima dua tahun mendatang tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri. Even akbar tingkat regional tahun 2015 itu diharapkan mampu dijawab oleh tuan rumah dengan kesuksesan penyelenggaraan dan prestasi. Namun, ada kekhawatiran tersendiri yang dirasakan induk olahraga se- Banyuwangi terkait keputusan KONI Jawa Timur tersebut.

Kekhawatiran itu datang karena fasilitas olahraga di Banyuwangi kurang sip. Salah satunya stadion utama yang akan menjadi sentral pelaksanaan even dua tahunan tersebut. “Kami yakin Banyuwangi bisa menggelar Porprov dua tahun lagi,” ujar Budianto, sekretaris KONI Banyuwangi. Budianto menuturkan, usai melihat pembukaan Porprov IV di Madiun lalu, dia menyebut Banyuwangi tidak akan kalah.

Menurut mantan pegawai negeri sipil ini, atraksi budaya Banyuwangi bakal lebih berwarna dan lebih bervariasi. Hanya saja, KONI masih pusing terkait lokasi pembukaan Porprov yang benarbenar layak. Perbandingan Stadion Wilis di Madiun dan Stadion Diponegoro di Banyuwangi, dia mengungkapkan, Banyuwangi masih kalah. Banyuwangi perlu stadion yang lebih luas dan memenuhi standar.

Budianto mengatakan, stadion di kawasan GOR Tawang Alun bisa menjadi solusi terkait hal itu. Kawasan GOR Tawang Alun bisa menjadi venue cabang atletik dan sepak bola. Budianto berjanji akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah beserta cabang olahraga dalam waktu dekat. Sebab, itu menyangkut kesuksesan Banyuwangi sebagai tuan rumah ajang multieven dua tahun mendatang. “Segera kita akan ketemu semua elemen dan pemkab dalam waktu dekat,” ujarnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: