Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Kawasan Industri Perfilman

0
743
M. Kholid Fathoni memaparkan rencana pemerintah membangun Hollywood-nya Indonesia
M. Kholid Fathoni memaparkan rencana pemerintah membangun Hollywood-nya Indonesia

BANYUWANGI – Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kemendikbud menjajaki kemungkinan Banyuwangi dikembangkan sebagai kawasan industri film nasional. Banyuwangi dipilih karena dinilai berhasil mengangkat potensi daerah dan mendukung perfilman Indonesia.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kepala Bidang Perizinan dan Pengendalian Film, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, M Kholid Fathoni menjelaskan, industri perfilman perlu segera dibangun karena Indonesia masih belum memiliki kawasan industri perfilman seperti halnya Bollywood di India atau Hollywood di Amerika Serikat.

“Pemerintah ingin mengembangkan kawasan yang dikenal sebagai industri perfilman, dan Banyuwangi kami lihat punya potensi untuk itu,” ujar M. Kholid Fathoni, kepada wartawan, usai pertemuan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (23/10/2017).

Pihanya melirik Banyuwangi karena dinilai pariwisatanya sedang menonjol dan memiliki inisiatif untuk mendukung perfilman menjadi bagian promosi daerahnya. “Banyak negara dikenal karena publikasi filmnya. Dan saat ini, untuk mendukung perfilman di Indonesia lebih cepat kalau inisiatif muncul dari daerah, kemudian dibantu pemerintah pusat,” ujarnya.

Loading...

Bila membangun industri perfilman di Indonesia hanya inisiatif dari pemerintah pusat akan semakin lama dan tidak efektif. “Karena kami harus mikir di mana tempatnya, butuh tanah sekian hektare dan infrastruktur. Jadi lama,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last