Banyuwangi Tetap Lumbung Pangan Nasional

0
675

BANYUWANGI – Komitmen masyarakat meningkatkan pembangunan sektor pertanian, khususnya hortikultura, diapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Hal itu menyebabkan Banyuwangi tetap menyandang  predikat sebagai lumbung pangan di Jawa Timur dan nasional.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

menjelaskan, hal ini karena Banyuwangi mampu menyumbang produksi yang tinggi. Misalnya, kata dia, produktivitas kedelai Banyuwangi yang mencapai 1,9  ton per hektare (ha) melebihi produktivitas provinsi dan nasional yang rata-rata mencapai 1,2 ton per ha.

“Tidak  hanya hortikultura, tapi padi kita juga memiliki produktivitas tinggi,” terang  Ikrori dihubungi via telepon seluler kemarin (24/10). Produktivitas padi di Banyuwangi melampaui provinsi 5,9 Ton dan nasional 5,2 Ton per ha.

“Produktivitas padi kita mencapai 6,6 ton per hektare,” imbuh Ikrori.  Hal itu tidak lepas dari komitmen petani Banyuwangi membangun sektor pertanian. Menurut Ikrori, ada peningkatan  kualitas sumber daya manusia (SDM) petani Banyuwangi.

Loading...

Hal itu ditandai  dengan sejumlah prestasi yang  dicapai kelompok tani. Baru-baru ini kelompok tani asal Glenmore meraih juara dua dalam lomba agrobisnis tanaman pangan dan hortikultura kelompok agrobisnis jagung tingkat provinsi  Jawa Timur.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2