sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kawasan Pantai Pancur dan Pantai Triangulasi di wilayah Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, akhirnya dibersihkan. Dalam aksi tersebut, total sampah yang berhasil diangkut nyaris hampir 10 ton.
Aksi lingkungan ini dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri atas unsur Forpimka Tegaldlimo, petugas TNAP, Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Tegaldlimo, hingga relawan.
Material sampah berupa kayu, plastik, dan limbah rumah tangga yang terbawa ombak pasang dikumpulkan oleh petugas secara bertahap.
Staf TNAP Alan Maulana menjelaskan, kegiatan bersih-bersih pantai ini berlangsung intensif selama tiga hari. Rata-rata dalam sehari petugas berhasil mengangkut lebih dari tiga ton sampah kiriman.
Alam merinci, pada hari pertama, yaitu Selasa (6/1) terkumpul sebanyak 3.127,41 kilogram (kg).
Pada Rabu (7/1) sampah yang terkumpul mencapai 3.537,81 kg, dan pada Kamis (8/1) sebanyak 3.174,25 kg.
Secara kumulatif, dalam tiga hari pembersihan tersebut, total sampah mencapai 9.839,47 kg atau sekitar 9,8 ton.
“Sampah-sampah tersebut kemudian diangkut oleh tim untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.
Alan menambahkan, sampah tersebut merupakan material kiriman dari tengah laut yang terdampar di pesisir akibat fenomena angin barat.
“Ini adalah fenomena tahunan. Setiap musim angin barat tiba, sampah dari laut pasti akan menumpuk di sepanjang garis pantai selatan,” ujarnya.
Keberadaan sampah, terutama kayu gelondongan yang berserakan, sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait kenyamanan dan keamanan para wisatawan.
“Kami terus berupaya melakukan pembersihan secara rutin, meski sampah-sampah baru terus berdatangan seiring adanya pasang air laut,” kata Alan.
Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini penting untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi.
“Anggota kami turut terjun langsung bersama tim gabungan untuk membersihkan Pantai Pancur dan Triangulasi selama tiga hari penuh,” tegasnya.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kawasan Pantai Pancur dan Pantai Triangulasi di wilayah Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, akhirnya dibersihkan. Dalam aksi tersebut, total sampah yang berhasil diangkut nyaris hampir 10 ton.
Aksi lingkungan ini dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri atas unsur Forpimka Tegaldlimo, petugas TNAP, Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Tegaldlimo, hingga relawan.
Material sampah berupa kayu, plastik, dan limbah rumah tangga yang terbawa ombak pasang dikumpulkan oleh petugas secara bertahap.
Staf TNAP Alan Maulana menjelaskan, kegiatan bersih-bersih pantai ini berlangsung intensif selama tiga hari. Rata-rata dalam sehari petugas berhasil mengangkut lebih dari tiga ton sampah kiriman.
Alam merinci, pada hari pertama, yaitu Selasa (6/1) terkumpul sebanyak 3.127,41 kilogram (kg).
Pada Rabu (7/1) sampah yang terkumpul mencapai 3.537,81 kg, dan pada Kamis (8/1) sebanyak 3.174,25 kg.
Secara kumulatif, dalam tiga hari pembersihan tersebut, total sampah mencapai 9.839,47 kg atau sekitar 9,8 ton.
“Sampah-sampah tersebut kemudian diangkut oleh tim untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.
Alan menambahkan, sampah tersebut merupakan material kiriman dari tengah laut yang terdampar di pesisir akibat fenomena angin barat.
“Ini adalah fenomena tahunan. Setiap musim angin barat tiba, sampah dari laut pasti akan menumpuk di sepanjang garis pantai selatan,” ujarnya.
Keberadaan sampah, terutama kayu gelondongan yang berserakan, sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait kenyamanan dan keamanan para wisatawan.
“Kami terus berupaya melakukan pembersihan secara rutin, meski sampah-sampah baru terus berdatangan seiring adanya pasang air laut,” kata Alan.
Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini penting untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi.
“Anggota kami turut terjun langsung bersama tim gabungan untuk membersihkan Pantai Pancur dan Triangulasi selama tiga hari penuh,” tegasnya.








