Beat vs Pikap di Genteng, Ibu dan Anak Meninggal Dunia

0
118


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Seorang Ibu beserta anak perempuannya menjadi korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Banyuwangi masuk Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (1/5/2018). Kedua korban meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan.

Kanit Lantas Polsek Genteng Iptu Lipur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Korban adalah Laili Nurfaeiza (30) atau Riza dan Raya Dina Zalfariza (7) asal Dusun Jambean, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

“Ibunya, Riza mengalami luka parah. Kedua tangan dan kakinya patah tulang, luka robek di dagu. Sedangkan anaknya, Raya, luka pada kepala. Anaknya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” jelasnya.

Berdasarkan saksi mata, tabrakan terjadi saat Riza yang mengendarai sepeda motor Honda Beat P 2260 YL melaju dari arah Timur ke Barat dengan kecepatan tinggi.

Riza yang pada saat itu membonceng anaknya, Raya, mendahului kendaraan di depannya. Namun dari arah berlawanan melaju mobil pikap bernopol P 8799 QS yang dikemudikan Samsuri (32), warga Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore.

“Karena jalan menikung dan pandangan pengendara Honda Beat tidak bebas maka terjadilah tabrakan dengan kendaraan pikap yang melaju dari arah berlawanan,” urainya.

Warga disekitar lokasi kejadian sempat memberikan pertolongan kepada para korban. Namun Raya, anak dari Riza meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan Riza sendiri dikabarkan meninggal dunia saat dalam perawatan medis.

“Selain ibu dan anak itu, korban luka lainnya penumpang pikap atas nama Asari (60), warga Glenmore. Dia mengalami luka lecet di wajahnya,” pungkasnya.

Loading...

Baca Juga :