Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Mudik Lebaran 2026, Bupati Situbondo Usulkan Kapal Perintis Beroperasi di Pelabuhan Panarukan

mudik-lebaran-2026,-bupati-situbondo-usulkan-kapal-perintis-beroperasi-di-pelabuhan-panarukan
Mudik Lebaran 2026, Bupati Situbondo Usulkan Kapal Perintis Beroperasi di Pelabuhan Panarukan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Situbondo mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka opsi pengoperasian kapal perintis di Pelabuhan Panarukan guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Jangkar.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan pihaknya akan segera mengirim surat resmi kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk meminta izin operasional kapal perintis tersebut.

Langkah ini diambil agar arus mudik menuju kepulauan di Kabupaten Sumenep tidak hanya bertumpu pada satu pelabuhan.

“Kami segera berkirim surat terkait dengan kapal perintis bisa beroperasi di Pelabuhan Panarukan, sehingga pada arus mudik Lebaran tahun ini tidak terkonsentrasi di Pelabuhan Jangkar saja,” kata Rio usai Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pendopo Kabupaten Situbondo, Kamis.

Prediksi Pemudik Capai 30 Ribu Orang

Menurut Rio, lonjakan penumpang yang menyeberang dari Situbondo menuju kepulauan di wilayah Kabupaten Sumenep diperkirakan cukup signifikan.

Pemerintah daerah memperkirakan total pemudik yang menggunakan jalur penyeberangan melalui Pelabuhan Jangkar bisa mencapai sekitar 30 ribu orang selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Rinciannya, sekitar 15 ribu orang diprediksi melakukan perjalanan saat arus mudik, sementara jumlah yang sama diperkirakan akan kembali pada arus balik.

Sebagian besar pemudik tersebut berasal dari dua pulau besar di wilayah kepulauan Sumenep, yakni:

Kedua pulau tersebut selama ini menjadi wilayah dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan jumlah penumpang yang besar tersebut, konsentrasi penyeberangan di satu pelabuhan dikhawatirkan memicu kepadatan yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan.

Pelabuhan Panarukan Jadi Alternatif

Rio menjelaskan bahwa pengoperasian kapal perintis di Pelabuhan Panarukan diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak menyeberang menuju kepulauan Madura.


Page 2


Page 3

Selain untuk mengurangi antrean panjang di Pelabuhan Jangkar, kebijakan ini juga bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan para pemudik.

Menurutnya, distribusi arus penumpang ke dua pelabuhan akan membuat pengelolaan transportasi laut menjadi lebih efektif.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalisasi risiko penumpukan penumpang yang kerap terjadi pada puncak arus mudik.

Pemerintah daerah pun optimistis koordinasi dengan pemerintah provinsi dapat segera terealisasi sehingga rencana ini bisa diterapkan sebelum puncak mudik Lebaran.

Dorong Penyegaran Sistem Tiket Elektronik

Selain membuka opsi pelabuhan alternatif, Pemkab Situbondo juga meminta peningkatan pelayanan tiket bagi penumpang kapal di Pelabuhan Jangkar.

Bupati Rio menilai sistem tiket elektronik (e-ticketing) perlu disegarkan agar lebih fleksibel bagi para pemudik.

Selama ini, pembelian tiket penyeberangan sering kali hanya bisa dilakukan dalam waktu yang terbatas sebelum keberangkatan kapal.

“Untuk ASDP Pelabuhan Jangkar kami minta juga mengenai tiket elektronik lebih disegarkan saja atau pemudik bisa membeli kapan saja,” ujarnya.

Rio juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada calon penumpang, terutama jika terjadi perubahan jadwal akibat faktor cuaca.

Menurutnya, pemberitahuan reschedule harus disampaikan secara cepat agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama di pelabuhan.

ASDP Siapkan Evaluasi Pembelian Tiket

Menanggapi usulan tersebut, Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Slamet Santoso, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi mekanisme penjualan tiket elektronik.

Saat ini, pembelian tiket secara daring di Pelabuhan Jangkar masih dibatasi sehari sebelum keberangkatan kapal.

Namun ke depan, ASDP berencana memperluas periode pemesanan tiket agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal.