Belasan Diplomat Muda ASEAN Kunjungi Banyuwangi

0
478

Salah satu peserta diklat, Long Vathana dari Kamboja mengaku terkesan dengan cara Banyuwangi memanfaatkan IT untuk percepatan pelayanan publik.

“Kami bisa mengakses data-data yang dibutuhkan. Monitoring pembangunan desa juga bisa dipantau di sini,” kata Long.

“Inilah yang membuat saya terkesan,” imbuhnya.

Peserta dari Myanmar, Chaw Su Maung, juga mengungkapkan hal serupa. Dia mengapresiasi inovasi Smart Kampung yang memungkinkan pelayanan berbasis IT hingga ke tingkat desa.

“Ini membuat urusan warga menjadi lebih mudah. Urusan surat menyurat cukup di urus di tingkat desa. Sehingga dengan IT semua menjadi praktis,” papar Su.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | ... | Next → | Last