Bilang pada Ibunya Akan Mati Besok

0
384
BAHAYA: Barang bukti miras oplosan yang menewaskan empat warga.

Empat warga Banyuwangi tewas mengenaskan setelah pesta minum-minuman keras (miras) di Pasar Sobo. Jasad empat orang itu sudah dimakamkan. Namun,
kejadian yang menggemparkan warga Kota Gandrung itu hingga kini masih menjadi perbincangan hangat warga. Siapa saja korban tewas itu?
-SYAIFUDDIN MAHMUD, Banyuwangi-


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SATU dari empat korban tewas adalah Nizam Adam. Pria kelahiran 15 April 1975 itu tercatat sebagai warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Dalam pesta miras Minggu (25/3) kemarin, peran Nizam sebagai joki. Dialah yang membagi-bagikan gelas berisi Vodka yang telanjur dioplos soft drink dan obat daftar G.

Nizam mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah pada hari Selasa (27/3) pukul 09.50. Usai menenggak minuman memabukkan itu, Nizam tidak langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia sempat terbaring di rumahnya beberapa saat.

Tiga hari pasca-kematian Nizam, kemarin Radar Banyuwangi berkunjung di rumah orang tua Nizam di Jalan Citarum 4, Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi. Suasana duka masih terasa di rumah tersebut. Sang ibu, Farida, masih bersaput duka. Sejumlah tetangga juga datang untuk menyatakan belasungkawa. “Mari silakan masuk,’’ ucap Farida, 55, kepada koran ini.

Saat dipersilakan masuk, tikar besar masih terpasang di lantai. Foto Nizam beserta ibunya saat wisuda terpasang di dinding ruang tamu. Hingga kini Farida tidak mengetahui bahwa kematian putra keempatnya itu akibat minuman keras. Kabar yang dia terima adalah anaknya sakit jantung. Bagi Farida, kabar kematian keluarganya bukan pertama ini. Dua kakak Nizam lebih dulu meninggal dunia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last