BLSM Tuntas Pembagian di Kecamatan Giri

0
479

blsmGIRI – Dana Bantuan Langsung Sementara Ma syarakat (BLSM) kembali dibagikan. Pembagian bantuan kompensasi atas kenaikan harga
bahan bakar minyak (BBM) itu secara bertahap disalurkan kepada ratusan ribu rumah tangga sasaran (RTS) di seantero Banyuwangi sejak kemarin (2/9). Pembagian BLSM kemarin, salah satunya dilaksanakan di kantor Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Ratusan warga se cara bergelombang mendatangi lokasi pem bagian BLSM untuk menerima bantuan be rupa uang tunai Rp 300 ribu per orang. “Saya men dapat BLSM untuk yang kedua kalinya. Yang pertama saya terima bulan Juli Setiap pen cairan, saya menerima uang sebesar Rp 300 ribu,” ujar Suparman, 77, warga Jalan Dah lia, RT 01/RW 01, Kelurahan Boyolangu. Kakek yang satu itu mengaku uang tersebut akan digunakan me menuhi kebutuhan hidup se hari-hari. “Saya senang dapat ban tuan ini.

Saya sudah tua, su dah tidak kuat bekerja. Jadi, uang bantuan ini akan saya gu nakan memenuhi kebutuhan se hari-hari,” kata dia. Sementara itu, anggota Satuan Tugas (Satgas) BLSM Kantor Pos Banyuwangi, Bambang Ha riyanto mengatakan, penya luran BLSM dilaksanakan se tiap dua bulan sekali. Nah, pem bagian bantuan kemarin me rupakan tahap kedua setelah ban tuan serupa dibagikan Juli lalu. “Besarnya bantuan masing- masing RTS Rp 150 ribu per bulan.

Karena penyaluran di lakukan dua bulan sekali, masing- masing RTS menerima Rp 300 ribu,” paparnya. Dikatakan, pembagian BLSM tahap edua di Banyuwangi dila kukan sejak kemarin sampai 22 November mendatang. Kemarin, pembagian BLSM dilakukan di seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Giri. Tidak hanya itu, di saat bersamaan, pembagian bantuan se rupa juga dilaksanakan di tiga kelurahan di Kecamatan Ba nyuwangi, yakni Kelurahan Sumberrejo, Kampung Man dar, dan Kampung Melayu (Ka mela).

Pantauan wartawan, pem ba gian BLSM kemarin berjalan lan car. Masing-masing calon pe nerima bantuan antre de ngan tertib di kursi yang telah di sediakan. Berbeda dengan pen distribusian BLSM tahap per tama lalu. Kala itu, warga ber desak-desakan di sejumlah lo kasi pendistribusian. “Kali ini me mang jauh lebih tertib. Pada ta hap pertama, memang sedikit ada keruwetan. Sebab, saat itu be lum semua kartu penerima BLSM sampai ke tangan yang ber sangkutan, jadi masyarakat se dikit khawatir tidak kebagian bantuan,” pungkas Bambang. (radar)

Baca :
Sambut Ramadhan, Para Takmir Masjid di Banyuwangi Divaksin Covid-19