Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Banyuwangi, Capai 4 Meter

bmkg-ingatkan-potensi-gelombang-tinggi-di-perairan-banyuwangi,-capai-4-meter
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Banyuwangi, Capai 4 Meter

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi wilayah perairan Banyuwangi.

Gelombang dengan ketinggian mencapai 4 meter berpotensi menerjang wilayah Selat Bali bagian selatan dalam rentang waktu 8-11 Januari 2026.

BMKG Banyuwangi menjelaskan, potensi gelombang kategori sedang dengan ketinggian antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di wilayah Selat Bali bagian selatan.

Sementara itu, gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Banyuwangi bagian selatan.

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Intai Perairan Utara Papua di Awal 2026

Namun demikian, potensi gelombang tinggi terpantau tidak terjadi di perairan wilayah penyebrangan Selat Bali.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Yustoto, mengatakan bahwa ketinggian gelombang di jalur penyebrangan yang menghubungkan Jawa dan Bali itu masih masuk dalam kategori aman.

“Ketinggian gelombang di Selat Bali berada di kisaran 0,2 meter hingga 0,6 meter,” kata Yustoto, Kamis (8/1/2025).

Dia menyebut, potensi gelombang sedang-tinggi di sebagian wilayah perairan Kabupaten Banyuwangi terjadi dipengaruhi oleh kondisi pola tekanan udara yang belum stabil.

“Terdapat perbedaan tekanan udara di wilayah Samudera Hindia, khususnya perairan selatan,” ujarnya.

Baca juga: BMKG Ambon Rilis Peringatan Dini: Waspada Gelombang 4 Meter di Maluku Hingga 11 Januari 2026

Dengan adanya peringatan dini itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Selatan Banyuwangi untuk tetap waspada, terutama bagi para nelayan yang beraktivitas di perairan wilayah tersebut.

Terlebih, saat ini masih musim hujan, nelayan yang beraktivitas di perairan selatan diimbau untuk tetap waspada karena pada malam hari juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Selain itu, kecepatan angin maksimum mencapai sekitar 24 knot, sehingga angin terbilang cukup kencang di wilayah perairan selatan,” tandasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang