Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

BPJT dan DPR RI Tinjau Tol Serang–Panimbang, Seksi 2 Ditargetkan Fungsional Lebaran 2026

bpjt-dan-dpr-ri-tinjau-tol-serang–panimbang,-seksi-2-ditargetkan-fungsional-lebaran-2026
BPJT dan DPR RI Tinjau Tol Serang–Panimbang, Seksi 2 Ditargetkan Fungsional Lebaran 2026

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mendampingi Anggota Komisi V DPR RI dalam Kunjungan Kerja ke Jalan Tol Serang–Panimbang di Provinsi Banten, Kamis (23/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan Seksi 2 dan Seksi 3, sekaligus memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target.

Jalan Tol Serang–Panimbang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas wilayah barat Provinsi Banten, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.

Bentang 83,67 Km, Tol Serang–Panimbang Lewati Empat Daerah

Secara keseluruhan, Tol Serang–Panimbang memiliki panjang 83,67 kilometer dan melintasi empat wilayah administratif, yakni:

  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang

Tol ini terbagi ke dalam tiga seksi pembangunan, yaitu:

  • Seksi 1 Serang–Rangkasbitung sepanjang 26,5 km
  • Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 km
  • Seksi 3 Cileles–Panimbang sepanjang 33 km, yang dibangun melalui pendanaan APBN

Seksi 1 Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh Drastis

Tol Serang–Panimbang Seksi 1 (Serang–Rangkasbitung) saat ini telah beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi mobilitas masyarakat.

Waktu tempuh perjalanan dari Serang menuju Rangkasbitung yang sebelumnya memakan waktu sekitar 50 menit, kini dapat ditempuh hanya 15 hingga 20 menit.

Efisiensi ini dinilai sangat membantu aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga.

Seksi 2 Hampir Rampung, Siap Fungsional Lebaran 2026

Sementara itu, Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles menunjukkan progres pembangunan yang signifikan. Hingga Januari 2026, progres fisiknya telah mencapai 97,09 persen.

Ruas ini ditargetkan dapat dibuka secara fungsional pada arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, guna mendukung kelancaran lalu lintas serta mengurangi kepadatan di jalur arteri eksisting.

Seksi 3 Dikebut, Target Rampung 2027


Page 2


Page 3

Adapun Seksi 3 Cileles–Panimbang, yang menjadi porsi pembangunan pemerintah, saat ini telah mencapai 73,68 persen.

Ruas ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2027.

Keberadaan Seksi 3 menjadi kunci karena akan menghubungkan langsung jaringan tol hingga kawasan pesisir selatan Banten.

PUPR Dorong Kolaborasi Percepat Proyek

Staff Ahli Menteri Pekerjaan Umum Triono Junoasmono menegaskan pentingnya penguatan kebijakan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar proyek dapat diselesaikan sesuai target.

“Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang harus terus didorong melalui penguatan kebijakan serta kolaborasi para pemangku kepentingan guna mempercepat penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Akses KEK Tanjung Lesung dan Ujung Kulon

Lebih jauh, kehadiran Tol Serang–Panimbang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas menuju sejumlah kawasan strategis, di antaranya:

  • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung
  • Taman Nasional Ujung Kulon

Konektivitas ini diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, membuka peluang investasi, serta memperkuat perekonomian Provinsi Banten secara berkelanjutan.

Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Sekretaris BPJT Ni Komang menambahkan bahwa tol ini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur konektivitas, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Pembangunan Tol Serang–Panimbang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk melalui pengembangan rest area sebagai pusat aktivitas ekonomi dan peningkatan daya tarik bagi pengguna jalan tol,” jelasnya.

Perkuat Pengawasan dan Sinergi

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI bersama BPJT ini menjadi momentum penting untuk memperkuat:

  • Koordinasi lintas sektor
  • Sinergi antar pemangku kepentingan
  • Pengawasan pembangunan proyek

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jalan Bebas Hambatan, Bupati Serang, Kepala BPJN Banten, serta perwakilan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Wijaya Karya Serang–Panimbang.