sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Upaya perdagangan ilegal bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di jalur Pantai Utara (Pantura) Situbondo berhasil digagalkan oleh Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Situbondo.
Pengungkapan kasus tersebut berlangsung dramatis lantaran diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan sopir truk yang membawa sekitar satu ton solar bersubsidi.
Aksi nekat pelaku bahkan menyebabkan kerusakan pada kendaraan petugas dan kendaraan lain yang melintas di jalur Pantura.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan distribusi ilegal BBM bersubsidi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Barat langsung bergerak melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Besuki pada Minggu dini hari (8/3/2026).
Sekitar pukul 04.00 WIB, petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur distribusi BBM ilegal.
“Petugas menemukan truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning yang diduga membawa solar ilegal. Namun, saat diminta berhenti, sopir justru tancap gas dan mencoba melarikan diri,” ujar AKP Agung Hartawan, seperti dikutip dari mediahub.polri.go.id.
Sopir Truk Tabrak Mobil Petugas
Bukannya menghentikan kendaraan, sopir truk justru melakukan perlawanan dengan mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan.
Dalam upaya melarikan diri tersebut, sopir truk nekat menabrak kendaraan petugas serta beberapa kendaraan lain yang berada di jalur Pantura.
Aksi berbahaya ini memicu kejar-kejaran sengit antara petugas kepolisian dan truk bermuatan solar bersubsidi tersebut.
Kejar-kejaran berlangsung cukup lama hingga akhirnya berakhir sekitar pukul 06.00 WIB di wilayah Dusun Seletreng, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.
Truk yang dikemudikan pelaku akhirnya kehilangan kendali dan menghantam pagar rumah milik warga.
Warga Sempat Mengepung Pelaku
Setelah truk berhenti akibat kecelakaan tersebut, warga sekitar yang melihat kejadian langsung berdatangan ke lokasi.
Massa yang geram terhadap aksi ugal-ugalan pelaku sempat mengepung kendaraan tersebut. Mereka juga meluapkan kemarahan karena aksi pelaku dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.
Sumber: mediahub.polri.go.id
Page 2
Page 3
Beruntung, personel Polsek Banyuglugur bersama Tim Resmob Polres Situbondo segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.
Petugas langsung mengamankan para pelaku dari kerumunan warga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Tiga Orang Diamankan Polisi
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam praktik perdagangan ilegal solar bersubsidi.
Ketiga orang tersebut yakni:
- SA (45) sebagai sopir truk
- K (55) sebagai kenek
- EE (50) yang diduga sebagai penyedia atau penjual solar
Ketiganya langsung dibawa ke Mapolres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Amankan 1.000 Liter Solar Bersubsidi
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari dalam truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning tersebut.
Di dalam bak truk ditemukan satu tandon air berisi sekitar 1.000 liter solar bersubsidi.
Petugas juga menemukan sejumlah perlengkapan yang diduga digunakan untuk menampung dan memindahkan BBM tersebut, di antaranya:
- Dua kempu kosong
- 76 jerigen kosong
- Pompa minyak
- Selang
- Corong
- Timba
Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk menampung solar bersubsidi yang kemudian dijual kembali secara ilegal.
Terancam Dijerat Pasal Berlapis
Saat ini ketiga pelaku telah ditahan di Mapolres Situbondo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi menjerat para pelaku dengan pasal berlapis terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Para pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya terkait penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi.
“Khusus untuk awak truk, polisi juga melapisinya dengan pasal KUHP atas tindakan kekerasan dan perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas resmi,” tegas AKP Agung Hartawan.
Polisi Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi
Polres Situbondo menegaskan akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran BBM bersubsidi di wilayah hukumnya, terutama di jalur Pantura yang kerap menjadi jalur distribusi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sumber: mediahub.polri.go.id








