sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan mengundang wartawan untuk berbuka bersama (bukber) di Hotel Kokoon, Rabu (3/3). Bukber berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Bukber yang diawali dengan santunan anak yatim itu sebagai wujud silaturahmi dan penguatan sinergisitas antara kepolisian dan media. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan didampingi, para pejabat utama. Turut hadir puluhan wartawan dari tiga organisasi profesi, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banyuwangi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog yang cair antara kepolisian dan awak media, membahas dinamika kamtibmas hingga peran pers dalam menjaga kesejukan informasi publik. ”Dengan bukber, kami ingin menjalin kolaborasi yang sehat antara Polri dan media. Kami bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus persahabatan personal,’’ kata Kapolresta Rofiq.
Melalui silaturahmi ini, Kapolresta ingin memperkuat kerja sama dengan insan pers agar setiap kegiatan harkamtibmas, pelayanan, dan penegakan hukum dapat tersampaikan ke masyarakat secara cepat dan tepat. Gus Rofiq juga berharap media terus menggelorakan pemberitaan yang aktif dan positif demi menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Banyuwangi. “Peran pers sangat strategis dalam menjaga optimisme publik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegasnya.
Gus Rofiq juga menekankan komitmen jajarannya dalam menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, Polresta berupaya menciptakan kamtibmas yang aman melalui langkah preventif maupun penegakan hukum yang profesional, termasuk memaksimalkan pengungkapan kasus tindak pidana. ”Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyebarkan informasi yang positif agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Kapolresta menyampaikan makna esensial ibadah puasa sebagai momentum menahan diri, introspeksi, dan menyempurnakan akhlak. Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk berfokus pada persamaan dan kebersamaan, bukan pada perbedaan yang dapat memicu perpecahan.
Apresiasi positif turut disampaikan oleh Ketua PWI Banyuwangi, Budi Wiriyanto. Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi yang luar biasa sekaligus wujud komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas daerah, terutama menjelang arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri.
Polresta Banyuwangi memahami bahwa dalam dinamika pers, terdapat berbagai karakter dan pendekatan dalam menjalankan tugas. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya melahirkan kesalahpahaman atau tuduhan tidak berdasar yang justru dapat merusak harmoni yang telah terbangun. Kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri perwakilan PWI, IJTI, dan AJI ini adalah bukti konkret bahwa sinergi Polresta dengan pers berjalan dengan baik, inklusif, dan transparan. (aif)
Sumber: Jawa Pos Radar Banyuwangi







