Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Bus Pringgondani Putra Ngeblong di Tikungan Sidodadi, Hantam Truk Fuso B 9347 UIP, Sopir Hanafi Yudistira Tewas

bus-pringgondani-putra-ngeblong-di-tikungan-sidodadi,-hantam-truk-fuso-b-9347-uip,-sopir-hanafi-yudistira-tewas
Bus Pringgondani Putra Ngeblong di Tikungan Sidodadi, Hantam Truk Fuso B 9347 UIP, Sopir Hanafi Yudistira Tewas

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di tikungan sebelah selatan Toko DIY RT 05/RW 02, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kamis pagi (19/2).

Insiden yang melibatkan bus dan truk Fuso itu menewaskan sopir truk di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban meninggal dunia diketahui bernama Hanafi Yudistira (47), warga Kampung Palalangon RT 02/RW 05, Campaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, pengemudi bus Sahur, asal Comal, Pemalang, serta kernet Aji, asal Ampelgading, Pemalang, mengalami luka-luka dan masih dalam pendataan petugas.

untag-3259899717.jpeg

Kronologi Kecelakaan di Tikungan Sidodadi

Kapolsek Wongsorejo, Eko Darmawan, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu, truk Fuso bernopol B 9347 UIP melaju dari arah selatan ke utara. Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Pringgondani Putra bernopol K 7005 C.

“Menurut keterangan saksi, bus tersebut mencoba menyalip kendaraan di depannya. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari. Benturan keras terjadi di tikungan tersebut,” ujar AKP Eko Darmawan.

Diduga bus mengambil jalur terlalu ke kanan saat menyalip di area tikungan, sehingga bertabrakan langsung dengan truk Fuso yang datang dari arah berlawanan.

Sopir Truk Tewas di TKP

Akibat benturan keras, Hanafi Yudistira yang mengemudikan truk tanpa muatan mengalami luka berat di bagian kepala sebelah kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan panjang di jalur nasional tersebut.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi


Page 2

Usai kejadian, anggota Polsek Wongsorejo langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta memintai keterangan sejumlah saksi.

Dua saksi, Lutfi (38) dan Subairi (50), memberikan informasi awal terkait kronologi insiden maut tersebut.

“Petugas juga langsung melakukan evakuasi kendaraan karena lokasi merupakan jalur padat kendaraan,” kata AKP Eko.

Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Diduga Kurang Hati-hati Saat Menyalip

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, faktor penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi bus saat mendahului kendaraan di tikungan yang menikung.

Padahal, kondisi jalan saat kejadian tergolong mendukung. Jalan beraspal mulus, marka jalan terlihat jelas, cuaca cerah pagi hari, serta penerangan lampu jalan dalam kondisi baik.

“Kami telah melaporkan kejadian ini ke Unit Laka Lantas Polresta Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut. Kami juga mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama di tikungan dan saat menyalip,” tandas Kapolsek.

Imbauan Keselamatan di Jalur Nasional

Jalur Situbondo–Banyuwangi dikenal sebagai jalur padat kendaraan, khususnya angkutan barang dan bus antarkota. Tikungan di wilayah Sidodadi kerap menjadi titik rawan kecelakaan jika pengemudi tidak disiplin menjaga kecepatan dan jarak aman.

Kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan menyalip di area tikungan atau jalur dengan jarak pandang terbatas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal dan merenggut nyawa. (fre/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di tikungan sebelah selatan Toko DIY RT 05/RW 02, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kamis pagi (19/2).

Insiden yang melibatkan bus dan truk Fuso itu menewaskan sopir truk di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban meninggal dunia diketahui bernama Hanafi Yudistira (47), warga Kampung Palalangon RT 02/RW 05, Campaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, pengemudi bus Sahur, asal Comal, Pemalang, serta kernet Aji, asal Ampelgading, Pemalang, mengalami luka-luka dan masih dalam pendataan petugas.

untag-3259899717.jpeg

Kronologi Kecelakaan di Tikungan Sidodadi

Kapolsek Wongsorejo, Eko Darmawan, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu, truk Fuso bernopol B 9347 UIP melaju dari arah selatan ke utara. Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Pringgondani Putra bernopol K 7005 C.

“Menurut keterangan saksi, bus tersebut mencoba menyalip kendaraan di depannya. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari. Benturan keras terjadi di tikungan tersebut,” ujar AKP Eko Darmawan.

Diduga bus mengambil jalur terlalu ke kanan saat menyalip di area tikungan, sehingga bertabrakan langsung dengan truk Fuso yang datang dari arah berlawanan.

Sopir Truk Tewas di TKP

Akibat benturan keras, Hanafi Yudistira yang mengemudikan truk tanpa muatan mengalami luka berat di bagian kepala sebelah kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan panjang di jalur nasional tersebut.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi