Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Ahmad Yani Depan Pemkab Tergenang Bak Sungai

hujan-deras-guyur-banyuwangi,-jalan-ahmad-yani-depan-pemkab-tergenang-bak-sungai
Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Ahmad Yani Depan Pemkab Tergenang Bak Sungai

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan deras disertai petir mengguyur Kabupaten Banyuwangi, Jumat sore (20/2).

Curah hujan tinggi yang berlangsung lebih dari dua jam membuat sejumlah ruas jalan protokol di kawasan perkotaan tergenang.

Titik genangan paling mencolok terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Pemkab Banyuwangi.

Air menggenang cukup tinggi hingga membuat kawasan tersebut berubah bak sungai dadakan.

Hujan mulai turun sekitar pukul 15.30 WIB dan berangsur reda sekitar pukul 16.30 WIB.

WhatsApp-Image-2026-02-20-at-163137-3232

Intensitas hujan yang cukup lebat dalam waktu relatif lama diduga membuat debit air meningkat drastis, sementara sistem drainase tidak mampu menampung seluruh aliran air.

Depan Pemkab Banyuwangi Berubah Bak Sungai

Pantauan di lapangan menunjukkan genangan di depan kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencapai ketinggian bervariasi.

Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat memperlambat laju kendaraan dan melintas dengan hati-hati untuk menghindari risiko tergelincir maupun mesin mogok akibat kemasukan air.

Arus lalu lintas di jalur tersebut sempat melambat. Beberapa pengendara bahkan memilih menepi menunggu genangan sedikit surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain Jalan Ahmad Yani, genangan juga terpantau di sejumlah ruas jalan lain seperti Jalan Gajah Mada, Jalan Brawijaya, dan Jalan Raya Kepiting.

Titik-titik tersebut memang kerap menjadi langganan genangan saat hujan deras mengguyur dengan durasi cukup lama.

BPBD: Bukan Banjir, Air Cepat Surut

Kalaksa BPBD Banyuwangi Partana menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan banjir, melainkan genangan air sementara akibat intensitas hujan tinggi.

“Akibat hujan deras, air memang menggenang di sejumlah ruas jalan. Namun, hal tersebut bukan merupakan banjir. Ketika hujan berhenti, air yang menggenang langsung surut,” ujarnya.


Page 2


Page 3

Menurutnya, genangan terjadi karena volume air hujan yang turun dalam waktu singkat cukup besar sehingga melebihi kapasitas drainase.

Pohon Besar Tumbang di Sobo

Tak hanya genangan, hujan deras yang disertai petir juga menyebabkan satu pohon besar tumbang di wilayah Sobo.

Pohon berdiameter cukup besar tersebut roboh dan menimpa bangunan serta kendaraan yang tengah terparkir.

BPBD Banyuwangi langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan penanganan.

Proses evakuasi dan pembersihan material pohon berlangsung cepat sehingga kondisi kembali terkendali.

“Sementara satu pohon tumbang yang menimpa rumah dan motor parkir, namun semuanya sudah terkendali,” tandas Partana.

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pasar Takjil Mendadak Sepi

Hujan deras juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Pasar takjil di kawasan Jalan Letjen Sutoyo yang biasanya ramai menjelang waktu berbuka puasa mendadak sepi pembeli.

Padahal sehari sebelumnya, Rabu (19/2), kawasan tersebut dipadati masyarakat yang berburu hidangan berbuka hingga berdesakan.

Pantauan di lokasi, sejumlah pelapak UMKM tampak sibuk menutup dagangan dengan plastik seadanya agar tidak basah. Beberapa pedagang bahkan memilih membereskan lapaknya lebih awal.

Laily, 21, penjual jus buah asal Kecamatan Rogojampi, mengaku harus mengamankan sebagian dagangannya saat hujan turun tiba-tiba.

“Ya, hujan seperti ini saya masukkan sebagian buah-buahan agar tidak basah semua karena tendanya cukup kecil juga,” ujarnya.

Menurutnya, cuaca hujan membuat pembeli hampir tidak ada yang mampir, terlebih dagangan yang dijual berupa minuman dingin seperti es buah.

“Hujan kayak begini masih belum ada pembeli. Apalagi dagangan saya es buah,” tambahnya.

Hal serupa diungkapkan Aliyah, pedagang sate taichan. Ia memilih menutup lapaknya demi menjaga kualitas bahan dagangan.