Calon Pendaki Ijen Diminta Mawas Diri

0
837

Perlu Posko Kesehatan di Paltuding


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LICIN – Meninggalnya Kamarul Jaman, 46, pengunjung asal Bogor, Jawa Barat, yang sakit saat mendaki Gunung Ijen direspons cepat pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur. Selaku pengelola Gunung Ijen, BKSDA Jatim mengimbau masyarakat agar lebih mengenal kemampuan tubuh  diri sendiri sebelum melakukan pendakian.

Kepala Seksi (Kasi) BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Pujiadi, mengatakan calon pendaki kawah Gunung Ijen sebaiknya lebih mawas diri terhadap kondisi tubuhnya sebelum melakukan pendakian. Sebab, sudah lama BKSDA memasang peringatan di Pos Paltuding dan di sekitar pintu masuk jalur pendakian.

Papan peringatan itu mengimbau pengunjung yang memiliki riwayat penyakit, seperti asma, jantung, dan tekanan darah tinggi, agar tidak mendaki. Ditanya mengenai penyediaan surat perjanjian atau jaminan bagi pendakiyang berisiko tinggi, pihak BKSDA akan memildrkan hal itu.

Ke depan, BKSDA akan berkoordinasi dengan atasannya dan juga kepada Pemkab Banyuwangi untuk mendirikan posko kesehatan di Pos Paltuding sebagai pos kesehatan pertolongan pertama bagi pendaki yang sakit atau kecelakaan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last