Cerai Susuk di Kabupaten Banyuwangi

0
1695


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Banyak Perempuan TKI Ajukan Cerai dan Biayai Sendiri

DI rumah yang berlokasi di RT 3, RW 4, Dusun Bangorejo Sere, Desa/Kecamatan Bangorejo, terlihat ada tumpukan makalah dan kertas yang tertata rapi di meja. Seorang ibu muda, Lilit Biati, 36, dengan dua anaknya tampak membolak-balik kertas  print out hasil penelitian yang dikerjakan.

Berkas hasil penelitian yang sudah di jilid itu, hasil penelitian yang dilakukan bersama dua rekannya di IAI Darussalam, Blokagung,  Kecamatan Tegalsari selama enam bulan yang  rampung pada Desember 2016.  Penelitian yang dilakukan Lilit itu cukup menarik, yakni Cerai susuk dengan objek pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI).

“Ini fakta di Banyuwangi, TKI banyak yang cerai, “katanya. Dalam penelitian dengan judul, Cerai Susuk di Kabupaten Banyuwangi (studi kasus dampak  tenaga kerja wanita migrant terhadap keharmonisan rumah tangga), banyak perceraian yang dilakukan oleh TKI itu dilakukan oleh  pihak istri.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last