Cuma Cair Rp 200 Ribu, Ketua RW Legawa

0
357
PERTEMUAN: Jajaran ketua RW dan kadus menggelar pertemuan di Balai Desa Sragi, Kecamatan Songgon, kemarin. Pertemuan ini membahas tunjangan RW.
PERTEMUAN: Jajaran ketua RW dan kadus menggelar pertemuan di Balai Desa Sragi, Kecamatan Songgon, kemarin. Pertemuan ini membahas tunjangan RW.

SONGGON – Macetnya dana tunjangan untuk belasan ketua RW di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, sudah berakhir. Dana yang dikucurkan Pemkab Banyuwangi itu akhirnya diberikan kepada para ketua RW yang berhak menerima. Hanya saja, sampai Desember ini, sebanyak 15 ketua RW masih menerima honor Rp 350 ribu dari total Rp 600 ribu per tahun.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Sisanya, masih dalam proses pengajuan. “Tahap pertama tahun 2012 ini sudah cair. Tahap kedua masih kita ajukan,” ungkap Kepala Desa Sragi, Agus Priyono, kemarin. Khoirul Anam, salah satu ketua RW di Dusun Kendal mengatakan bahwa dana tersebut sudah diterima tanpa ada potongan. ‘’Kami semua sudah terima dengan baik,’’ ungkapnya dalam pertemuan sejumlah ketua RW, jajaran kepala dusun, dan kepala desa, di balai desa setempat kemarin.

Dia menjelaskan, pada tahun 2011 dirinya hanya menerima honor Rp 200 ribu. Tetapi, masalah tersebut dianggap sudah beres. ‘’Kami semua ikhlas karena yang Rp 400 ribu digunakan untuk kegiatan wayangan dan pengajian,’’ jelasnya. Hal senada diungkapkan Tondo Hariyono, ketua RW 01, Dusun Sragi Tengah. Dia mengatakan, masalah tersebut sudah beres. Pasalnya, mayoritas ketua RW sudah menerima haknya. ‘’Karena uang sudah diberikan, sekarang ketua RW sudah legawa,” tuturnya. Kejadian itu, jelas dia, harus menjadi bahan introspeksi bagi kepala desa. ‘’Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi Pak Kades. Sebagai warga, kita hanya mengingatkan agar kejadian semacam ini tidak terulang,” harapnya. (radar)