Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Curah Hujan Tinggi dan Kerusakan Hutan, Banjir Kian Parah di Kabupaten Pati

curah-hujan-tinggi-dan-kerusakan-hutan,-banjir-kian-parah-di-kabupaten-pati
Curah Hujan Tinggi dan Kerusakan Hutan, Banjir Kian Parah di Kabupaten Pati

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pati, Jawa Tengah, selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir semakin meluas.

Jika sebelumnya genangan hanya terjadi di wilayah utara dan tengah, kini banjir merambah hingga kawasan selatan Bumi Mina Tani.

Salah satu pemicu utama adalah luapan Sungai Godo yang tidak mampu lagi menampung debit air akibat curah hujan tinggi.

Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Barnsley: Jurang Kelas Terbentang di Piala FA, The Reds Bidik Kemenangan Telak di Anfield

Luapan Sungai Godo Rendam Permukiman Warga

Luapan Sungai Godo mengakibatkan air meluber ke jalan raya dan permukiman warga di Kecamatan Winong dan Kecamatan Tambakromo.

Sejumlah desa terdampak cukup parah, di antaranya Desa Godo dan Desa Gunungpanti di Kecamatan Winong, serta Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, dan Desa Angkatan Lor di Kecamatan Tambakromo.

Warga Desa Gunungpanti, Harno, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke lingkungan permukiman sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (11/1/2026).

Dalam waktu singkat, akses jalan tertutup air sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ia mengimbau masyarakat di sepanjang aliran Sungai Godo, termasuk wilayah Winong, Tambakromo, hingga Gabus, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Januari 2026 Stagnan, Cek Daftar Lengkap Rajaemas dan Lakuemas

Enam RT di Sinomwidodo Terendam

Kepala Desa Sinomwidodo, Rakimin, mengungkapkan bahwa banjir telah merendam enam RT yang tersebar di tiga dukuh, yakni Dukuh Cengklik, Dukuh Ledokan, dan Dukuh Krajan.

Ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 70 sentimeter, dengan kondisi terparah terjadi di Dukuh Ledokan.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi tiga tempat ibadah.

Namun, air tidak sampai masuk ke bangunan mushala karena sebagian besar bangunan telah ditinggikan pascabanjir bandang tahun 2022.


Page 2


Page 3

Warga yang rumahnya belum ditinggikan terpaksa mengamankan perabotan dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Banjir Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan di Jakarta, Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute

Akses Jalan Lumpuh

Genangan air menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tidak dapat dilalui.

Jalan penghubung Sinomwidodo–Gunungpanti serta Sinomwidodo–Angkatan Kidul terendam hingga kedalaman 70 sentimeter sampai satu meter.

Sementara jalur menuju Karangwono dan Tambakromo masih bisa dilewati dengan kehati-hatian.

Rakimin menilai kondisi banjir diperparah oleh kerusakan hutan di kawasan Pegunungan Kendeng.

Minimnya vegetasi penahan air menyebabkan aliran dari hulu Sungai Godo mengalir deras ke wilayah hilir.

Ia berharap pemerintah segera melakukan penghijauan kembali serta normalisasi Sungai Godo secara menyeluruh di seluruh desa terdampak.

Baca Juga: Didukung BRI, 600 Huntara Danantara Diserahkan di Aceh Tamiang, Kolaborasi BUMN–Pemerintah Percepat Pemulihan Warga

Banjir Meluas hingga 12 Kecamatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat banjir kini telah melanda 12 kecamatan dengan total 43 hingga 48 desa terdampak.

Kecamatan yang terendam meliputi Pati Kota, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, Pucakwangi, dan Tlogowungu.

Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Tlogowungu dan Pucakwangi.

Di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, ratusan rumah terdampak dan belasan rumah dilaporkan rusak berat hingga rata dengan tanah.

Baca Juga: KA Gajayana New Generation Resmi Beroperasi, Ini Fitur Mewah yang Ditawarkan

Upaya Penanganan Darurat

Pemerintah Kabupaten Pati bersama BPBD terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pendistribusian bantuan, serta pengerahan alat berat di wilayah terdampak parah.