Beranda Pendidikan Demo Menghidupkan Lalat Mati

Demo Menghidupkan Lalat Mati

0
427
DEMONTRASI: Siswa SMPN 2 Banyuwangi di depan stand pameran pendidikan di lapangan Taman Blambangan Banyuwangi.
DEMONTRASI: Siswa SMPN 2 Banyuwangi di depan stand pameran pendidikan di lapangan Taman Blambangan Banyuwangi.

BANYUWANGI – SMPN 2 Banyuwangi ikut memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi ke-241. Mereka membuka stand pameran pendidikan di lapangan Taman Blambangan sejak Kamis lalu (6/12). Kepala SMPN 2 Banyuwangi, Supriyadi mengatakan, perwakilan siswa diminta menampilkan hasil pembelajaran yang inovatif.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Dengan pembelajaran inovatif tersebut, mendorong semangat siswa untuk belajar dan mencari pengetahuan baru,’’ imbuh lelaki yang juga Ketua MKKS SMP se-Banyuwangi tersebut. Humas SMPN 2 Banyuwangi, Karyono mengatakan, stand sekolahnya mendemonstrasikan beberapa pembelajaran inovatif. Antara lain menghidupkan ‘’lalat mati’’, lampu jeruk lemon, dan hujan buatan.

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Belajar Penggemar Matematika ( Kabelpeka ) dan English Club menampilkan kuis berhadiah. Ditanya salah satu pengunjung mengenai tidak mungkin lalat mati bisa hidup kembali, Hermin Susilowati yang saat ini masih menempuh kuliah strata 3 di Universitas Gajah Mada itu mengatakan, bahwa demonstrasi ini bukan sulap dan bukan sihir. Demo itu bisa dijelaskan terkait dengan pokok bahasan respirasi dan system syaraf. (radar)

error: Uppss.......!