Dihajar Teman Sekolah, Siswa SMK Pelayaran di Banyuwangi Lapor Polisi

0
1255

Sahrir menceritakan awalnya FADZ izin untuk tidak masuk sekolah pada Sabtu (15/9/2018) pekan lalu. Namun karena kondisinya masih lemas, FADZ belum juga masuk, namun untuk kali ini pihaknya mengakui jika tanpa surat pemberitahuan.

Akan tetapi di hari Selasa (18/9/2018), korban dianiaya oleh teman sekelasnya. Diduga ada sekitar 70 orang yang menampar korban dan ketiga temannya yang lain di bagian wajah.

Korban kemudian mengeluh pusing dan minta ijin pulang lebih awal. Semula salah satu guru telah mengizinkan. Namun izin itu dibatalkan oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Kalipuro, Yus Kardiman.

“Akhirnya korban tak jadi pulang. Esoknya kita lakukan visum karena digunakan untuk makan sakit,” ungkapnya.

Sahrir berharap proses hukum berlanjut. Menurutnya, disiplin tidak harus dijalankan dengan tindak kekerasan. Apalagi pascakejadian anaknya memilih untuk tidak sekolah lagi. “Okelah sekolah menerapkan pendidikan semi militer. Tapi kalau melakukan penamparan jelas kita tolak,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last