Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Diklatpim Jangan Jadi Alat Naik Pangkat

diklatplainBANYUWANGI – Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) bagi pegawai negeri sipil (PNS) diminta tidak hanya jadi prasyarat untuk meraih pangkat dan jabatan yang lebih tinggi belaka. Kegiatan Diklatpim hendaknya dapat meningkatkan kapabilitas, kualitas, koordinasi dan sinergi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Permintaan itu disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas saat menutup kegiatan Diklatpim tingkat IV Angkatan 454 Tahun 2013 di Balai Diklat, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Rabu (15/5) lalu. Menurut Anas, kegiatan Diklatpim merupakan alat yang istimewa untuk mendukung dan mengembangkan produktivitas kerja di setiap satuan kerja (sakter) pemerintah daerah. “Diklat ini jangan hanya dijadikan rutinitas mendapat kenaikan pangkat,” kata Anas.

Selama ini, ujar mantan anggota DPR RI itu, kegiatan diklat hanya dipakai untuk mendukung kenaikan pangkat dan jabatan saja. “Percuma saja kalau out put kegiatan diklat targetnya hanya digunakan untuk meraih pangkat dan jabatan lebih tinggi,” paparnya. Saat ini, lanjut bupati, teknologi informasi merupakan infrastruktur yang kelima setelah bandara, pelabuhan, dan jalan, dapat digunakan aparat pemerintah untuk bekerja lebih cepat dan sinergi dalam membangun Banyuwangi.

“Sei ring berkembangnya IT, para pejabat mampu menguasai IT secara maksimal, sehingga kita tidak ketinggalan,” pintanya. Bupati Anas juga minta semua pimpinan satker untuk tidak bekerja hanya berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan pencapaian target saja. Semua Satker diminta mampu melakukan akselerasi kegiatan pembangunan berbasis layanan cepat, tepat, dan berkualitas. Kepala Dinas Kepegawaian dan Diklat (BKD) Sih Wahyudi mengatakan, Diklatpim ini diikuti 40 orang peserta.

Para peserta ini merupakan pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Dari 40 peserta Diklatpim IV ini, ada dua peserta dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan lima orang menjadi peserta terbaik. Peserta terbaik pertama diraih oleh Plt Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan, Suratno. “Kita berharap, Diklatpim ini jadi bekal meningkatkan produktivitas dan kinerja PNS,” harap- Sih Wahyudi. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE