Dinobatkan Jadi Warga Oseng

0
498

KEDATANGAN Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji ke Banyuwangi kemarin seolah jadi ajang nostalgia. Maklum, mantan Kapolda Sulselbar itu pemah menjabat sebagai Kapolres Banyuwangi periode 2000-2002. Tak heran selama di Bumi Blambangan Anton jadi bintang, Kolega dan mitra-mitranya selama dia bertugas di di Banyuwangi banyak yang menyalami.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebagai bentuk kacintaan terhadap Banyuwangi, Anton langsung dinobatlkan sebagai warga kehormatan suku oseng.  Bentuk penghormatan itu dirupakan dengan memasang udeng (ikat kepala khas Oseng) dan baju adat Banyuwangi warna hitam.

Penobatan sebagai warga Oseng itu dilangsungkan di Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren. Kecamatan Glagah  Anton dan rombongan tiba di Sanggar Genjah Arum sekitar pukul 14.30. Turut dalam rombongan Karoops, lrwasda, Kabid Humas, dan Wadir Polair AKBP Nanang Masbudi yang juga mantan Kapolres Banyuwangi, serta Kapolres Bastoni Pumama.

Rombongan disambut Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, pemilik Sanggar Genjah Arum Setiawan Subekti, dan Ketua DKB Samsudin Adlawi.  Tidak ada pembicaraan resmi di tempat tersebut. Rupanya Anton ingin melepas kangen dengan kolega dan teman-temannya selama dia bertugas di Banyuwangi empat belas tahun lalu.

Jenderal polisi kelahiran Malang 2 lanuari 1959 itu terlihat akrab dengan tamu yang menyambutnya. Sambil ngobrol santai, sesekali Anton menenggak kopi khas Oseng dan hidangan ringan seperti kucur dan pisang goreng.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last