sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi merespon cepat terkait penemuan bayi laki-laki di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah.
Kamis (15/1), petugas Dinsos PPKB mendatangi RSUD Blambangan untuk melihat kondisi bayi yang lahir pada 28 November 2025 tersebut.
Dinsos memastikan perkembangan bayi laki-laki dengan berat 3,2 kilogram tersebut.
Dari hasil asessmen sementara, petugas mendapati bayi dalam kondisi mual dan sesak napas. Untuk keperluan pengobatan bayi, Dinsos memberikan paket perlengkapi bayi.
“Sudah kami cek kondisi bayi, dimana hasilnya kondisinya mual dan sesak napas. Sehingga perlu perawatan intensif di RSUD Blambangan,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos PPKB Banyuwangi, Khoirul Hidayat.
Khoirul mengatakan, bayi bernama Muhammad Rayyan Pratama lahir pada 28 November 2025 lalu. Jika dihitung, usianya tepat 50 hari.
“Bayi tersebut masih rentan, sehingga perlu perawatan intensif untuk memulihkan kesehatan bayi,” katanya.
Khoirul menyebut, jika bayi yang ditemukan di dalam kardus mie instan itu akan dilakukan perawatan hingga kondisinya sehat.
“Jika kondisinya sudah membaik pihak Dinsos PPKB Banyuwangi yang akan melakukan perawatan terhadap bayi dengan tetap berkoordinasi dengan Pemprov Jatim,” ungkapnya.
Sedangkan keberadaan orang tua bayi dipasrahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dikarenakan ada unsur kesengajaan untuk menelantarkan anaknya.
“Proses hukum orang tua bayi sepenuhnya kita pasrahkan ke penegak hukum. Untuk pendampingan akan dilakukan oleh P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan Renakta Polresta Banyuwangi,” tegasnya. (rio/aif)







