Beranda Sosial Direksi Tambang Emas Tumpang Pitu Kunjungi Kapolres Banyuwangi

Direksi Tambang Emas Tumpang Pitu Kunjungi Kapolres Banyuwangi

0
1090
Direktur PT BSI dan jajarannya saat audiensi dengan Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman yang didampingi kasat intelkam serta kasatreskrim
Direktur PT BSI dan jajarannya saat audiensi dengan Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman yang didampingi kasat intelkam serta kasatreskrim

BANYUWANGI – Direktur PT. Bumi Sukses Indo (BSI), Arif Firman bersama rombongan berkunjung ke Polres Banyuwangi, Selasa (19/12/17).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Lawatan itu dalam rangka silaturahmi dan perkenalan pihak PT.BSI dengan Kapolres Banyuwangi yang baru sekaligus menjalin kerjasama terkait pengamanan tambang emas tumpang pitu yang sudah ditetapkan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas).

Penetapan obvitnas tambang Tumpang pitu sendiri telah dijelaskan oleh Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian ESDM RI di Banyuwangi, Zaenal Arifin, yang mana tambang yang terletak di Kecamatan Pesanggaran itu termasuk dalam urutan ke 331 yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM RI, dengan luas lahan yang masuk kawasan obvitnas ini sekitar 5.000 hektar.

“Pihak tambang mempunyai kewajiban mengikuti aturan terkait manajemen obvitnas. Salah satunya, harus memprioritaskan tenaga kerja lokal hingga 80 persen, melaksanakan program CSR yang dirasakan warga dan kajian Amdal yang ketat,” terangnya.

Loading...

Penetapan kawasan obyek vital nasional (Obvitnas) ini dikeluarkan oleh Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) RI No. 651 K/30/MEM/2016 dan telah melalui kajian panjang yang melibatkan berbagai komponen, mulai Badan Intelijen Negara (BIN), Polhukam, Pam Obvit Polri dan lembaga terkait lainnya. Salah satu alasan tambang emas Tumpangpitu masuk dalam kategori obvitnas dikarenakan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan bukan semata-mata karena pernah terjadi kerusuhan massal.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!