Dua ABG Edarkan Trex

0
344
DITAHAN: Bukti pil trek dan tiga tersangka di Polres Banyuwangi kemarin.
DITAHAN: Bukti pil trek dan tiga tersangka di Polres Banyuwangi kemarin.

MUNCAR – Jaringan peredaran obat terlarang di wilayah Kecamatan Muncar berhasil dibongkar anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi Senin malam kemarin (13/8). Tiga tersangka yang diduga sebagai pengedar pil koplo tersebut dibekuk di tempat terpisah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ketiga tersangka yang kini di amankan di ruang tahanan Polres Banyuwangi itu berinisial Vid, 17, dan Lim, 17, keduanya tinggal di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Selain dua anak baru gede (ABG) tersebut, polisi juga menahan Nur Haedah, 45, warga Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

“Ketiganya masih kita periksa,” terang Kasatnarkoba AKP Watiyo. Selain mengamankan ketiga tersangka, saat menangkap Vid, polisi menemukan 64 butir pil trihexyphenidyl atau trex. Pil itu rencananya akan dijual ke pada sejumlah temannya. “Yang tertangkap pertama Vid. Tersangka ini kita ringkus saat jualan trex,” katanya.

Loading...

Tiga tersangka yang diringkus tersebut, sebut kasat, sepertinya jaringan pengedar obat terlarang. Vid yang ditangkap saat jualan pil trex mengaku di suruh Lim. Lim saat diperiksa mengaku barangnya dari Nur Haedah. “Ketiga tersangka kita tangkap di tempat terpisah,” cetusnya.

Menurut AKP Watiyo, dalam pe meriksaan, Nur Haedah mengaku mendapatkan pil trex dari seorang sales yang mengaku tinggal di Jember. Saat membeli, jelas dia, barang itu diantar langsung oleh sang sales ke rumahnya. “Barang di antar ke rumah, saya tidak tahu alamat sales itu,” kelit Nur Haedah.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2