Dua Jempol tuk Slankers BWI

0
1985

duajempolBANYUWANGI – Konser perdana grup musik Slank dalam rangkaian tour bertajuk Red Mild Road to 30th Slank Anniversary di Banyuwangi berlangsung spektakuler Selasa malam (30/4). Ekspektasi tinggi yang di sematkan kepada para Slankers (sebutan fans Slank) Banyuwangi pun terbayar lunas. Betapa tidak, kehormatan menjadi tuan rumah pertama rangkaian tour dalam rangka ulang tahun ke-30 grup musik yang bermarkas di Gang Potlot, Jakarta, itu mereka imbangi dengan sambutan meriah tapi tanpa kericuhan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Konser yang berlangsung di lapangan barat Stadion Diponegoro, Ba nyuwangi, itu diawali dengan penampilan grup band pembuka hasil binaan Ridho Slan Grup musik yang juga bernaung di bawah bendera Pulau Biru Production tersebut mem bawakan sejumlah lagu hits Slank, di antaranya “Reaksi Kimia”, “Generasi Biru”, “Kupu Liar ku”, dan sejumlah lagu lain. Sekitar pukul 21:00, tiba-tiba lampu panggung padam. Ternyata itu hanyalah “akal-akalan” untuk mengejutkan belasan ribu Slankers yang memadati are na konser.

Sebab, beberapa de tik berselang, tiba-tiba muncul siluet pria yang berdiri tepat di tengah panggung. Sejurus kemudian, pria itu bernyanyi solo membawakan lagu “Bidadari Penyelamat”. Se ketika, penonton berteriak, “Bimbim!” Benar saja, begitu lampu di nyalakan, terbukti bahwa pria yang bernyanyi solo tersebut adalah Bim bim, drummer Slank. Usai Bimbim bernyanyi solo, empat personel Slank yang lain, yakni Kaka (vokalis), Ridho (gitaris), Abdee (gitaris), dan Ivan (bassist), berjalan dari sisi kanan belakang panggung.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last