Dua Menteri Bergaya

0
162

duamenteriPembukaan BISC Meriah di Pulau Merah


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN – Pembukaan Banyuwangi International Surfing Competition (BISC) di Pantai Pulau, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berlangsung meriah kemarin (23/5). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Marie Elka Pangestu, menandai pembukaan ajang kompetisi surfing berlevel dunia itu dengan memencet tombol sirine sore kemarin. Usai upacara pembukaan, menteri didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas sempat bergaya di pantai berpasir putih tersebut.

Bak anak muda, mereka meloncat meluapkan kegembiraan di atas pasir sambil mengangkat kedua tangan. Yang tak kalah menarik, Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan juga datang ke pantai tersebut beberapa jam sebelum Menteri Marie Elka Pangestu tiba di sana.Siang menjelang salat Jumat itu, Menhut Zukifli didampingi Bupati Anas juga sempat bergaya di hadapan para wartawan. Menhut Zulkifli memasukkan kepalanya dalam lubang pada papan wall of fame bergambar thulik, sedangkan Bupati Anas memasukkan kepala pada lubang bergambar badan jebeng.  

Sayang, Menhut Zulkifli tidak bisa bertemu Menter Pariwisata Marie Elka Pengestu di Pantai Pulau Merah. Sebab, Menhut harus segera kembali ke Jakarta untuk menuntaskan tugas lain. Meski dua menteri tidak bertemu di Pulau Merah, tapi lokasi lomba terlihat sangat ramai. Warga memadati tempat lomba surfing itu sejak pagi. Sebelum tombol sirine pembukaan dibunyikan, para tamu undangan dihibur tari Jejer Gandrung.

Dalam sambutannya, Menteri Marie Elka menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kompetisi surfing itu. Menurut Marie, penyelenggaraan acara seperti itu harus bisa mengangkat potensi lokal. Dengan demikian, keberadaan tempat bersangkutan bisa terangkat. “Jadi Pulau Merahnya akan terangkat,” ujarnya. Marie menambahkan, terangkatnya nama daerah dan destinasi wisata tempat acara berlangsung, otomatis masyarakat akan memperoleh manfaat. 

Mulai perbaikan sarana-prasarana sampai ekonomi yang dilakukan masyarakat. “Masyarakat setempat dapat manfaatnya,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan, kompetisi  yang dilangsungkan di Pulau Merah kali ini merupakan sarana mendorong peningkatan wisata Banyuwangi. “Surfing ini hanya instrument untuk mendorong destinasi wisata berkembang di Banyuwangi,” ungkapnya.

Dalam seremoni yang berlangsung di panggung utama tersebut juga dilakukan penyerahan cenderamata dari peserta luar negeri kepada bupati. Selain itu, juga dilakukan penyematan kaus lifeguard kepada salah satu perwakilan lifeguard yang bertugas mengamankan pantai Pulau Merah. Sementara itu, kemeriahan lokasi terlihat semakin semarak dengan adanya tenda-tenda yang memamerkan produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) warga Banyuwangi. 

Selain itu, partisipasi berbagai instansi juga terlihat sejak awal. Selain penguatan tenaga medis dari RSUD, dukungan tim penyelamat dari TNI, polisi, dan BPBD, juga terlihat siaga pagi. Sementara itu, kedatangan rombongan menteri tersebut dimeriahkan  defile 99 penari hadrah yang diperagakan siswa SMP. Dalam kunjungannya, Menteri Kehutanan sempat melepas tukik dan menanam pohon. Bupati Anas menyampaikan, kemajuan di kawasan Pulau Merah salah satunya karena peran menteri kehutanan. Hal itu memudahkan pemkab melakukan pengembangan tempat wisata tersebut. “Pulau Merah bisa seperti ini karena tanda tangan Pak Menteri,” ujar Anas sambil melirik Menhut Zulkifli Hasan. (radar)

Loading...