Dua Penadah Ikut Dicokok

0
1043

BANYUWANGI – Spesialis pencuri hewan ternak yang ditangkap Satreskrim Polres Banyuwangi pekan lalu ternyata tidak hanya melibatkan empat pelaku. Dua penadahnya juga berhasil digulung resmob. Mereka adalah Darkoni, 41, warga Dusun Leces, Desa Gumuk, Kecamatan Licin, dan Subroto, 51, asal Dusun Sumber Manggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Darkoni dan Subroto adalah penadah hasil kejahatan. Sebagian sapi dan kambing yang didapat dari 22 tempat kejadian perkara (TKP) langsung disembunyikan di sejumlah pasar hewan. Sapi dan kambing itu dijual dengan harga miring. Satu ekor kambing dijual Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta.

“Jualnya bervariasi. Kalau kambing bisa cuma Rp 1 juta,” aku Subroto di Mapolres Banyuwangi kemarin. Dengan tertangkapnya Darkoni dan Subroto, berarti jumlah tersangka pencurian hewan ternak itu menjadi enam orang.

Sebelumnya, polisi menangkap empat pelaku. Mereka adalah Ahmad Jaelani, 46, Ari Widiyo, 24, dan Nurhariri, 36. Ketiganya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Jelun, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Otak komplotan tersebut adalah Faisal, 43, warga Dusun Salakan, Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

“Subroto dan Darkoni merupakan penadah. Jadi, total tersangkanya enam orang,” beber Kompol Made Dhanuardana, Wakapolres Banyuwangi kemarin.  Dhanu menjelaskan, eksekutor pencurian hewan ternak itu adalah Faisal dan Nur Hariri. Sopir pengangkut hewan curian itu Jaelani.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last