Dua Rekanan Mangkir

0
393

Dipanggil Kejari Terkait Korupsi RSUD Genteng


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Dua rekanan yang mengerjakan proyek gedung perawatan tiga lantai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) B a n y u w a n g i . Hingga sore kemarin, kedua rekanan yang sudah dipanggil itu tidak hadir di kantor kejari di Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi.

Kedua rekanan yang mangkir itu adalah pihak pelaksana proyek dan rekanan sub kontrak pengadaan lift. Pihak pelaksana
proyek dipanggil pada Rabu (24/ 10), dan rekanan sub kontrak pengadaan lift dipanggil pada Kamis (25/10) kemarin. “Kedua rekanan yang kita panggil tidak ada yang hadir,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Syaiful Anwar melalui ketua tim pengusutan proyek RSUD Genteng Djoko Susanto.

Dalam pemeriksaan saksi pada Rabu itu, pihaknya memanggil panitia lelang, dua konsultan pengawas, dan rekanan yang mengerjakan gedung tiga lantai itu. “Dalam pemeriksaan Hari Rabu, yang tidak datang hanya pihak rekanan,” katanya. Dalam pemeriksaan Kamis kemarin, lanjut dia, yang dipanggil adalah Plt.

Loading...

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi Abdul Kadir, dua ahli dari Universitas Negeri Jember (Unej), dan rekanan sub kontrak pengadaan lift “Pemeriksaan hari kedua (Ka mis kemarin), rekanan pengadaan lift juga tidak hadir,” ungkap Djoko. Kedua rekanan yang mangkir itu, sebut dia, akan kembali di panggil.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2