Dua Siswa Ujian Susulan

0
373

BANYUWANGI – Ujian mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) menjadi pemungkas ujian akhir nasional (unas) bagi para siswa SMP dan MTs kemarin (26/4). Secara umum, unas yang digelar di Kabupaten Banyuwangi berjalan lancar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Teror kepada para siswa berupa SMS (short message service) yang berisi kunci jawaban palsu tidak berpengaruh,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Suratno.

Dalam daftar nominasi tetap (DNT), peserta unas SMP dan MTs di Banyuwangi 21.831 siswa. Dari jumlah sebanyak itu, yang tidak bisa mengikuti sejak awal adalah 80 siswa. Satu siswa absen karena sakit, dua siswa meninggal dunia, dan 77 siswa menyatakan mengundurkan diri.

Menurut Suratno, siswa yang mengundurkan diri dan meninggal dunia tidak bisa ikut unas. Sementara itu, satu siswa yang sakit harus mengikuti unas susulan yang akan dilaksanakan di kantor Dispendik Banyuwangi Senin mendatang (30/4).

Loading...

“Yang tidak ikut unas karena sakit itu siswa SMPN 1 Giri,” sebutnya. Suratno menambahkan, pada hari kedua unas, ada satu siswa lagi yang tidak bisa mengikuti unas. Dia adalah siswa SMP Muhammadiyah 1 Genteng. “Siswa yang tidak bisa ikut unas dari SMP Muhammadiyah Genteng itu juga harus ikut unas susulan,” katanya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2