Dubes Australia Minta Mediasi

0
218

Pertikaian Robert Jhon dengan Warga Pandan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Kasus pertikaian Robert Jhon Grant, 41, dengan warga Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, mengundang perhatian pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Surabaya. Pihak kedutaan minta kasus pertikaian yang sempat berlanjut ke Polres Banyuwangi itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Informasi yang diterima wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, sesaat setelah kejadian, Robert Jhon yang juga pensiunan marinir tersebut sempat kontak dengan Kepala Kedutaan Australia di Surabaya. Atas laporan tersebut, pihak kedubes sempat melakukan kontak ke Polda Jatim yang kemudian diteruskan ke Polres Banyuwangi.

Intinya, Kedubes Australia minta agar kasus itu diselesaikan dengan cara mediasi. Kapolsek Genteng, Kompol HeruKuswoto, membenarkan bahwa kasus tersebut sempat mengundang perhatian Kedubes Australia di Surabaya. “Pihak kedubes minta agar kasus itu dimediasi saja,” kata Heru. Bagaimana keputusan polisi menyikapi kasus tersebut? Kapolsek mengaku tidak tahu pasti.

“Kasusnya langsung ditangani polres, Mas,” ungkapnya.Seperti diberitakan kemarin, Robert Jhon Grant, 41, pria berkebangsaan Australia, dihajar massa lantaran dianggap mengganggu ketenangan warga Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Dalam kondisi mabuk minuman keras, pensiunan marinir itu masuk ke musala memakai alas kaki. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :