Eksekusi Tanah dan Bangunan di Banyuwangi Ricuh

0
418
Foto: jatimnowcom

BANYUWANGI – Proses eksekusi lahan dan rumah milik warga di Jalan Kepiting, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi berlangsung ricuh. Ratusan warga menghadang aparat keamanan dan juru sita Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Rabu (13/11/2019).

Dilansir dari jatimnowcom, 2 eskavator dipaksa mundur oleh warga. Bahkan, salah satu ekskavator dihantam batu hingga kaca depan pecah. Dan salah satu pengemudi eskavator dilempari, batu, kotoran ternak, dan telur busuk.

“Kami ini rakyat, dulu kita belinya pakai uang,” teriak salah satu warga kepada polisi.

“Kita punya bukti pembelian dan petok D dari Pak Suwarso (ahli waris),” imbuhnya.

Amsani (63) salah seorang warga yang rumahnya akan digusur menyebut jika dulu membeli sebidang tanah kepada Soewarso seluas 10×10 meter seharga Rp 9 juta sekitar tahun 1994.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Gadaikan Mobil Tetangga, Warga Muncar Ditangkap Polisi