Empat Perampok Lumpuhkan Pasutri

0
346

empatBANYUWANGI – Empat kawanan perampok beraksi di rumah Komari, 55, warga Dusun Sidoluhur, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, dini hari kemarin (9/6). Meski tak sampai menyebabkan korban jiwa, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta lebih. Sebab, sebuah kamera digital dan sebuah ponsel amblas digondol perampok. Diperoleh keterangan, kawanan perampok masuk rumah korban pukul 02.00 dengan cara mencongkel pintu jendela samping kanan rumah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Diduga perampok yang masuk ke dalam rumah sejumlah tiga orang. Sedang seorang lagi menunggu di teras rumah sambil berjaga. Begitu berhasil masuk, tiga kawanan perampok bercadar itu langsung masuk ke kamar dan mengobrak-abrik isi lemari. Karena tak menemukan uang, ketiganya kemudian mengancam Komari dan istrinya, Sukarlik, yang tidur di depan televisi. Kedua tangan suami istri tersebut diikat dengan kain.

Bukan hanya itu, mulut korban juga ditutup dengan selimut “Mereka tanya uang sambil mengancam pakai senjata kayak keris,” kata Komari. Kontan saja, mendapat ancaman tersebut, Komari dan istrinya ketakutan, bahkan mereka sempat berteriak minta tolong. Beruntung tak lama kemudian, tetangga sekaligus keponakannya, Maisaroh, mematikan lampu listrik di teras rumahnya. Rupanya, matinya lampu tersebut membuat kawanan perampok ketakutan.

Satu per satu mereka keluar rumah melalui pintu depan lalu pergi meninggalkan rumah dengan naik sepeda motor sambil membawa sebuah ponsel dan kamera digital milik korban. “Mereka kayaknya bawa dua sepeda motor,” tutur Komari. Pagi harinya kejadian tersebut mengundang perhatian para tetangga. Mereka langsung datang ke tempat kejadian perkara, begitu juga dengan aparat Polsek Glenmore. (radar)

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]