Even Sukses tapi Gagal Finis karena Jatuh

0
395
NGEBUT: Guntur (hijau) mengikuti race kelas eksekutif Minggu pagi lalu (9/12)
NGEBUT: Guntur (hijau) mengikuti race kelas eksekutif Minggu pagi lalu (9/12)

Sukses besar pelaksanaan International Banyuwangi Tour de’Ijen (BTDI) tidak lepas dari kerja keras Ir. Guntur Priambodo MM. Selain sibuk menjadi ketua panitia BTDI, dia juga ikut turun lintasan sebagai peserta executive race. A.F. SOSOK Guntur lebih dikenal sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi. Selain sebagai pejabat birokrasi, baru-baru ini dia juga terpilih sebagai ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Jabatan sebagai ketua ISSI itulah yang mengantarkan Guntur dipercaya sebagai nakhoda penyelenggaraan lomba balap sepeda bertaraf internasional pertama di Bumi Blambangan. Pelaksanaan BTDI itu berawal dari diskusi kecil pengurus dan anggota ISSI Banyuwangi. Pada era kepemimpinan Guntur, ISSI Banyuwangi akan mengawali program dengan menggelar even balap sepeda yang akan diberi nama Banyuwangi Tour de’Ijen.

Hanya, even itu rencananya tidak sebesar BTDI. Rencana awal, BTDI hanya akan melibatkan peserta dari Jatim dan sebagian pembalap Bali. Tetapi, ide kecil itu ditangkap menjadi ide besar setelah disampaikan kepada Bupati Abdullah Azwar Anas. Rute awal yang direncanakan ISSI Banyuwangi hanya dari Banyuwangi menuju Gunung Ijen. Namun, Bupati Anas meminta rutenya diperpanjang lebih dari 100 kilometer (Km) karena akan melibatkan peserta internasional Yang memunculkan rute Banyuwangi -Pulau Merah itu ya Pak Bupati.

Tujuannya, mengenalkan wisata Pulau Merah kepada masyarakat internasional,” papar Guntur. Bupati Anas merespons acara itu dengan ce pat. Bupati Anas menghendaki BTDI itu di laksanakan secara serius dan berkelas internasional. Alasannya, jika BTDI hanya di gelar dengan skala kecil tidak akan memberikan dampak apa pun. Tetapi, jika BTDI digelar dengan melibatkan peserta in ternasional, even itu akan memberikan dam pak positif yang lebih luas terhadap Banyuwangi dan rakyat. Dari ide kecil itu, Bupati Anas kemudian mengontak teman-temannya di Pengurus Besar (PB) ISSI di Jakarta.

Loading...

Kepada PB ISSI, Anas menyampaikan keinginannya menggelar even internasional di Ba nyuwangi. Dari pembicaraan itu, PB ISSI berjanji akan ke Banyuwangi guna me lakukan survei lokasi. Survei lokasi itu un tuk menentukan apakah Banyuwangi la yak menggelar even balap sepeda in terna sional. Tidak lama setelah itu, tim PB ISSI turun dan menggelar pertemuan. Usai menggelar per temuan, tim PB ISSI turun melakukan sur vei lokasi yang akan dilalui. Setelah dilakukan survei, PB ISSI menyimpulkan layak dengan beberapa persyaratan. Salah satunya, perbaikan jalan yang akan dilalui peserta BTDI.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2