sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) di wilayah Kabupaten Situbondo kian menunjukkan arah yang jelas.
Salah satu perhatian utama dalam megaproyek ini adalah perencanaan exit tol yang dinilai akan sangat menentukan dampak ekonomi dan pengembangan pariwisata daerah.
Saat ini, Kecamatan Besuki menjadi titik yang paling terlihat dalam pengerjaan awal tol Prosiwangi di Situbondo.
Wilayah ini direncanakan sebagai titik awal lintasan tol Prosiwangi di Situbondo, sekaligus menjadi kelanjutan dari Tol Seksi Gending–Besuki yang lebih dulu dibangun.
Besuki Jadi Gerbang Awal Tol Probowangi di Situbondo
Penetapan Besuki sebagai titik awal bukan tanpa alasan. Secara geografis, kecamatan ini berada di jalur strategis yang menghubungkan Probolinggo dengan kawasan timur Situbondo hingga Banyuwangi.
Dengan posisi tersebut, Besuki dinilai ideal sebagai pintu masuk tol sebelum jalur tol memanjang ke wilayah lain di Situbondo.
Keberadaan exit tol di Besuki juga diharapkan mampu mempercepat mobilitas barang dan jasa, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Exit Tol Harus Dukung Pariwisata Daerah
Dikutip dari laman resmi DPR RI, Tol Prosiwangi dirancang memiliki beberapa exit tol strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju destinasi wisata unggulan.
Anggota Komisi V DPR RI, Nasim Khan, menegaskan bahwa perencanaan gerbang keluar tol harus dilakukan secara matang dan visioner.
“Oleh sebab itu saya sampaikan untuk gerbang exit tol harus diperhitungkan dan dipikirkan secara matang. Misal exit tol ke Bondowoso, exit tol ke Wisata Pasir Putih, exit tol Lingkar Ijen yang bisa langsung ke Kawah Ijen dan exit tol ke Taman Nasional Baluran,” ujar Nasim Khan seperti dikutip RadarSitubondo.id, Senin (1/4).
Menurutnya, pembangunan exit tol yang tepat sasaran akan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi wisata dan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
Pasir Putih dan Baluran Masuk Prioritas
Salah satu exit tol yang diusulkan berada di kawasan Wisata Pantai Pasir Putih, destinasi unggulan Situbondo yang selama ini menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara.
Akses tol langsung ke Pasir Putih diyakini akan memangkas waktu tempuh dan meningkatkan jumlah kunjungan wisata.
Selain itu, exit tol menuju Taman Nasional Baluran juga menjadi sorotan.
Page 2
Baluran selama ini dikenal sebagai “Africa van Java” dengan hamparan savana luas dan keanekaragaman satwa liar yang menjadi daya tarik utama.
Mini Raja Ampat di Balik Exit Tol Baluran
Menariknya, rencana exit tol Baluran tidak hanya membuka akses ke taman nasional.
Di balik kawasan tersebut, terdapat destinasi wisata yang belum banyak diketahui publik, yakni Waduk Bajulmati.
Waduk yang berada di kawasan TN Baluran ini kerap dijuluki sebagai “mini Raja Ampat” karena memiliki sejumlah gugusan pulau-pulau kecil yang tersebar di tengah perairan.
Gugusan pulau tersebut terbentuk dari proses sedimentasi tanah yang menciptakan panorama unik dan instagramable.
Dengan panorama alamnya, Waduk Bajulmati dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif di Situbondo.
Terlebih, harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 5.000 per pengunjung.
Tol sebagai Pemicu Pertumbuhan Wisata Situbondo
Rencana pembangunan exit tol Baluran diharapkan mampu menjadi pemicu utama pengembangan wisata di sekitar Taman Nasional Baluran dan wilayah Situbondo secara keseluruhan.
Akses yang lebih mudah diyakini akan menarik investor, pelaku usaha wisata, hingga meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Tol Prosiwangi bukan sekadar proyek infrastruktur penghubung antardaerah, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru berbasis pariwisata.
Dengan perencanaan exit tol yang tepat, Situbondo berpeluang besar naik kelas sebagai destinasi wisata unggulan di jalur Pantura Timur Jawa Timur. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) di wilayah Kabupaten Situbondo kian menunjukkan arah yang jelas.
Salah satu perhatian utama dalam megaproyek ini adalah perencanaan exit tol yang dinilai akan sangat menentukan dampak ekonomi dan pengembangan pariwisata daerah.
Saat ini, Kecamatan Besuki menjadi titik yang paling terlihat dalam pengerjaan awal tol Prosiwangi di Situbondo.
Wilayah ini direncanakan sebagai titik awal lintasan tol Prosiwangi di Situbondo, sekaligus menjadi kelanjutan dari Tol Seksi Gending–Besuki yang lebih dulu dibangun.
Besuki Jadi Gerbang Awal Tol Probowangi di Situbondo
Penetapan Besuki sebagai titik awal bukan tanpa alasan. Secara geografis, kecamatan ini berada di jalur strategis yang menghubungkan Probolinggo dengan kawasan timur Situbondo hingga Banyuwangi.
Dengan posisi tersebut, Besuki dinilai ideal sebagai pintu masuk tol sebelum jalur tol memanjang ke wilayah lain di Situbondo.
Keberadaan exit tol di Besuki juga diharapkan mampu mempercepat mobilitas barang dan jasa, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Exit Tol Harus Dukung Pariwisata Daerah
Dikutip dari laman resmi DPR RI, Tol Prosiwangi dirancang memiliki beberapa exit tol strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju destinasi wisata unggulan.
Anggota Komisi V DPR RI, Nasim Khan, menegaskan bahwa perencanaan gerbang keluar tol harus dilakukan secara matang dan visioner.
“Oleh sebab itu saya sampaikan untuk gerbang exit tol harus diperhitungkan dan dipikirkan secara matang. Misal exit tol ke Bondowoso, exit tol ke Wisata Pasir Putih, exit tol Lingkar Ijen yang bisa langsung ke Kawah Ijen dan exit tol ke Taman Nasional Baluran,” ujar Nasim Khan seperti dikutip RadarSitubondo.id, Senin (1/4).
Menurutnya, pembangunan exit tol yang tepat sasaran akan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi wisata dan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
Pasir Putih dan Baluran Masuk Prioritas
Salah satu exit tol yang diusulkan berada di kawasan Wisata Pantai Pasir Putih, destinasi unggulan Situbondo yang selama ini menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara.
Akses tol langsung ke Pasir Putih diyakini akan memangkas waktu tempuh dan meningkatkan jumlah kunjungan wisata.
Selain itu, exit tol menuju Taman Nasional Baluran juga menjadi sorotan.







