Galakkan Program Inovasi

0
736

galakBupati Anas Terkesan Desain Osing Deles


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ternyata tidak hanya dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sakit Al Huda Genteng. Buktinya, saat upacara peringatan HKN ke-49 juga dicanangkan program inovasi. Salah satunya menggalakkan program “Gemari Gunakan Jamban, yakni gerakan masyarakat mandiri menggunakan jamban. Hal tersebut terkuak saat upacara penutupan HKN di halaman Pemkab Banyuwangi, 12 November lalu.

Hadir dalam upacara HKN tersebut jajaran Forpimda, kepala satker di jajaran Pemkab Banyuwangi, seluruh jajaran rumah sakit, puskesmas, klinik kesehatan, utusan jajaran kesehatan, serta dari organisasi profesi. Meliputi pengurus dan anggota IDI, PPNI, IBI, IAI, ISFI, dan PERSAGI. Tidak ketinggalan hadir pula perusahaan asuransi kesehatan, Askes, Jamsostek, Perbankan, perusahaan sebagai mitra kerja, TP PKK Kabupaten Banyuwangi, dharma wanita, organisasi sosial masyarakat, mahasiswa dari sekolah kesehatan di wilayah Banyuwangi, serta tokoh peduli kesehatan.

Bertindak sebagai perwira upacara adalah dr. H. Widji Lestariono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Banyuwangi Drs. H. Abdullah Azwar Anas, M. Si. Dalam upacara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini, Bupati Anas menyerahkan tropi dan mengucapkan selamat kepada puskesmas yang telah berhasil mendapatkan penghargaan dalam penilaian kinerja puskesmas terbaik.

Loading...

“Harapannya, penghargaan ini bisa menginspirasi dan memotivasi puskesmas lain untuk menjadi lebih baik lagi dan melayani masyarakat di Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya. Terpisah, saat digelar jalan santai dalam rangkaian peringatan HKN di halaman RS Al Huda Genteng, Bupati Banyuwangi Azwar Anas sempat terkesan dengan salah satu stand yang diusung “Osing Deles” Original Merchandise of Banyuwangi Culture. Betapa tidak, stan Osing Deles tersebut menyajikan beragam merchandise, seperti baju, jaket. sandal, tas, dan aksesori lainnya ini banyak dikunjungi peserta jalan santai.

Tidak terkecuali Bupati Anas yang ikut terkesan dan langsung memesan beberapa design produksi Osing Deles. Osing Deles sendiri ikut berperan dalam promosi daerah wisata Banyuwangi melalui dunia fashion, tentunya itu berdasar atas penggalian nilai-nilai kearifan budaya lokal yang dikemas dengan memadukan pada polesan gaya tradisional dan polesan gaya modern. Sehingga terwujud sebuah gaya fashion etnik yang bergaya modern dan trendy.

Baca :
Warga Karangbendo Geger Temuan Janin Bayi dalam Kardus

“Apa yang harus saya berikan kepada Banyuwangiku?” (Paran hang kudu sun uwekaken kanggo Banyuwangi), iki salah sijine wujud bhaktinisun kanggo Banyuwangi,” papar dr. Zunita, owner Osing Deles. Secara keseluruhan, peringatan HKN Ke-49 tahun 2013 sukses digelar. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan peran serta dari berbagai pihak. “Harapannya, sinergisitas dan kerjasama yang dibangun bisa berkesinambungan,” pungkas dr. Rio selaku penanggung jawab seluruh kegiatan HKN ke – 49. (radar)

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]