Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Hukum  

Gara-gara Eman Seragam

garaBANYUWANGI – Ada-ada saja ulah dua re maja ini. Saat jam pelajaran sekolah berlangsung sekitar pukul 07.15 kemarin (16/1), mereka malah asyik berkeliaran naik motor tan pa helm di jalan. Akibatnya, remaja berinisial KR, 16, dan RD, 15, itu terjaring razia petugas Satlantas Polres Banyuwangi.

Saat diperiksa aparat, keduanya tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Karena itu, petugas mengamankan motor Honda Supra X tersebut. Lantaran saat terjaring pe tu gas, keduanya mengenakan seragam sekolah, polisi menyerahkan KR dan RD ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi. Nah, di kantor Satpol PP baru diketahui bahwa RD yang berseragam itu ternyata bukan pelajar. “Seragam itu dikasih saudara saya. Eman saja seragam itu tidak dipakai. Kondisinya masih bagus,” ujar RD. Mendengar ucapan RD, Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Ripai, hanya tersenyum.

“Kalau eman, seharusnya baju dan celana seragam itu jangan dipakai bersamaan. Apa lagi pas jam pelajaran. Kan orang mengira sampeyan siswa yang sedang bolos,” imbaunya. Sementara itu, KR yang pelajar asli dengan gentle mengaku salah karena berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung. “Tetapi, saya bukan mau bolos. Saya mau ke rumah kakek untuk meminta tambahan uang SPP,” tutur siswa kelas X tersebut. Menurut Ripai, kedua remaja tersebut didata dan di be ri pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.“Wali kelas KR sudah kita hubungi. Jika wali kelasnya sudah datang, KR kami lepaskan,” pungkasnya. (radar)