Beranda Hukum Gasak Motor di 15 TKP, Dua Residivis Didor

Gasak Motor di 15 TKP, Dua Residivis Didor

0
1352
Empat pelaku curanmor komplotan Maman dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Banyuwangi, kemarin (2/8). Komplotan ini mengaku menggasak sepeda motor di 15 TKP.

BANYUWANGI – Satuan Reskrim Polres Banyuwangi berhasil mengungkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kemarin (2/8). Dua dari empat pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena berupaya melawan saat akan ditangkap.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi mengatakan, pengungkapan kasus curanmor ini bermula dari laporan korban, Puguh Dwi Handoyo, 34. Warga Dusun Curah Palung,  Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo itu mengaku kehilangan sepeda motor Yamaha N Mex nopol P 6716 UR.

Kendaraan roda dua warna putih itu amblas ketika diparkir di teras rumah korban  pada 23 Juni 2017 lalu. Laporan korban tersebut langsung ditindaklanjuti petugas. Anggota Resmob dikerahkan untuk melacak pelakunya.

“Ada informasi sepeda motor tersebut diketahui berada di Situbondo, tepatnya di Desa Wringinanom, Asembagus,’’ ujar Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi. Setelah dilacak, motor tersebut  sudah dimiliki Samsul, 37, warga  Kampung Sokparse RT 03/ RW  08, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus.

“Kendaraan berhasil kita amankan berikut dengan Samsul yang menguasai motor milik korban,” ungkap Sodik.  Dari pelaku Samsul, petugas terus melakukan pengembangan. Ternyata motor curian tersebut didapatkan Samsul dari seseorang  bernama Muhammad Halik, 40.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!