Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Gelar Khataman Alquran dan Doa Lintas Agama

DOA BERSAMA: Bupati Anas bersama para kiai se-Banyuwangi.
DOA BERSAMA: Bupati Anas bersama para kiai se-Banyuwangi.
DOA BERSAMA: Bupati Anas bersama para kiai se-Banyuwangi.

BANYUWANGI – Puncak Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-241 kemarin (18/12) diperingati dengan berbagai kegiatan. Pagi harinya digelar upacara bendera di Taman Blambangan yang diikuti berbagai elemen seperti PNS, Kades, TNI/Polri, dan para pelajar. Usai menggelar upacara, Bupati Abdullah Azwar Anas menggelar doa bersama dengan tokoh lintas agama di Klenteng Tri Dharma Hoo Tong Bio. Dalam kesempatan itu, lima tokoh agama (Islam, Katholik, Kristen Protestan, Hindu, Agama Kanghuco dan Hindu) menggelar doa secara bergantian.

Dari tokoh agama Islam diwakili Ketua MUI KH. Hasan Dailami Ahmad; Katholik Pdt Panji; Konghucu Sugianto; Kristen Protestan Pdt Karel, dan tokoh Hindu Dinangito Adi Warsito. Mereka berdoa bersama untuk kemajuan Banyuwangi. Selain berdoa untuk kemajuan Banyuwangi, para tokoh agama itu menyampaikan doa syukur atas kemajuan yang dicapai
Banyuwangi. Kegiatan doa bersama masih berlanjut di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Sebelum digelar doa bersama pada sore hari, pada pagi harinya digelar khataman alquran bersama ratusan khafidzah.

Doa bersama tersebut dihadiri ratusan kiai dari 24 kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi, Bupati Abdullah Azwar Anas dan Ny. Dani Azwar Anas, serta seluruh jajaran Pemkab Banyuwangi. Doa bersama tersebut dipimpin oleh KH. Suyuti Toha yang kemudian berturut-turut dilanjutkan oleh KH. Muwafi q Amir, KH. Shahih Mansyur dan KH. Zainullah Marwan. Dalam doa tersebut para kiai mendoakan kemajuan, keamanan, dan kesejahteraan bagi Banyuwangi.

Selain itu. para kiai juga mendoakan semua mantan Bupati Banyuwangi baik yang telah wafat maupun yang masih hidup agar senantiasa mendapatkan kebaikan dan pertolongan dari Allah SWT. Tidak lupa para kiai juga mendoakan Bupati Abdullah Azwar Anas agar mampu memimpin kabupaten di ujung Pulau Jawa ini dengan adil dan bijaksana serta lancar sampai akhir masa jabatannya. Bupati Anas menyampaikan penghargaan serta terima kasih yang dalam atas kehadiran para kiai beserta para ibu nyai untuk mendoakan Banyuwangi.

Insyaallah dengan memanjatkan doa bersama Banyuwangi semakin maju, adil dan sejahtera di tahun yang akan datang,” harap Bupati Anas. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan jika pada tanggal 31 Desember 2012 mendatang, pemkab  akan menggelar acara yang bertajuk ”Pencerahan Akbar” bersama Prof. Dr. Quraish Shihab. “Kami ingin tahun baru tidak hanya dilalui dengan kegiatan senang-senang, namun ada kegiatan yang lebih bermakna. Kami berharap para kiai bisa turut rawuh pada acara tersebut,” kata Bupati Anas. Acara doa bersama tersebut juga diisi dengan tausiyah oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwari KH. Achmad Shidiq dan KH. Suyuti Toha.

Dalam pesannya Gus Shidiq menyampaikan beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pemimpin agar selamat sampai akhir masa jabatannya.Gus Shidiq menyebutkan, seorang pemimpin harus proporsional dan profesional, adil, serta memperhatikan nasib rakyat miskin. Pada akhir acara tersebut juga diserahkan insentif bagi guru ngaji kepada perwakilan lima kecamatan, yakni Kecamatan Kalipuro, Licin, Glagah, Giri, Kabat, dan Banyuwangi. Insentif yang dibagikan ini merupakan insentif tahap kedua pada tahun 2012 yang nilai totalnya mencapai Rp. 8,5 miliar. Selain itu Bupati Anas juga menyerahkan santunan kepada puluhan anak-anak yatim sebagai bentuk syukur tercapai usia Banyuwangi ke-141. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE