Beranda Sosial Genjah Arum, Varietas Padi Lokal yang Nyaris Punah

Genjah Arum, Varietas Padi Lokal yang Nyaris Punah

0
3857

Pria yang karib disapa Kang Pur tersebut menambahkan, karena bulir padi varietas lokal sangat kuat, dia masih bisa menemukan seikat padi genjah arum yang sebelumnya digunakan sebagai peras (semacam ungkapan rasa syukur saat men dirikan rumah). “Rumah ini dibangun ta hun 1981, dan saya menemukan seikat padi be kas pe ras itu saat membetulkan genting yang bo cor awal tahun 90-an. Jadi, lamanya menyimpan sekitar sembilan tahun. Kalau padi varietas unggul, jika disimpan selama itu, pasti sudah rontok,” paparnya.

Loading...

Dari situlah, Kang Pur mencoba mem budidayakan padi lokal jenis genjah arum itu. Se ikat padi yang dia temukan itu disemai dengan media lumpur dalam polybag. Sa yang, dari seikat padi itu hanya empat be nih yang tumbuh. Dengan pertimbangan ke amanan, Kang Pur meletakkan polybag ter sebut di loteng. “Memang aman dari ta ngan jahil dan serangan hama.

Tetapi, padi da lam polybag yang saya letakkan di atas lo teng itu malah diserang burung. Akhirnya saat panen hanya dapat beberapa tangkai padi,” ungkapnya. Beberapa tangkai padi genjah arum hasil panen perdana itu kembali dia kembangkan. Begitu seterusnya hingga dia ber hasil memanen padi calon bibit dalam jum lah yang cukup banyak. Selanjutnya, bi bit padi tersebut ditanam di lahan seluas se ribu meter persegi. Pria yang juga budayawan Banyuwangi itu mengaku telah beberapa kali menikmati ha sil panen padi genjah arum.

Sebagian di masak untuk kebutuhan makan seharihari, sebagian yang lain dijual dan “di pinjamkan” ke petani lain yang ingin me nanam padi varietas lokal tersebut. Menurut Kang Pur, kelebihan padi genjah arum adalah daya tahan penyimpanan lebih lama, lebih mengembang saat dimasak, dan lebih punel. Kelebihan lain, nasinya beraroma harum. Karena itu, sejumlah pembeli dari kalangan tertentu rela merogoh ko cek lebih dalam untuk membeli beras gen jah arum tersebut.

“Beras genjah arum saya jual dua kali lipat lebih mahal di bandingkan beras biasa kualitas “A”. bagi petani yang “pinjam” bibit, seikat padi yang di pinjam, saat panen harus dikembalikan dua ikat,” terangnya. Ironisnya, kini padi genjah arum kembali mengalami krisis bibit. Itu terjadi lantaran lahan tanaman padi genjah arum siap panen yang kini ditanam Kang Pur diserang tikus. Akibatnya, buah padi tersebut tinggal beberapa tangkai saja.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Loading...

error: Uppss.......!