Gunakan Lampu Salon sebagai Hiasan di Malam Hari

0
1949
Sunarto dan Susanto menunjukkan layangan miliknya bersama tetangga dirumahnya.
Sunarto dan Susanto menunjukkan layangan miliknya bersama tetangga dirumahnya.

Layang-layang bukan lagi domain dan mainan anak kecil lagi. Mainan ini mampu bertahan hampir sepanjang zaman. Bahkan, layangan bukan lagi monoton untuk sekadar terbang di angkasa. Lebih dari itu, benda terbang ini juga bisa menjadi pemanis dan hiasaan indah saat malam tiba dengan tambahan ornamen lampu di dalamnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

NIKLAAS ANDRIES, Muncar

Jagal sapi merupakan profesi keseharian yang dijalani Sunarto, 53, dan Susanto, 36. Dua warga yang bermukim di Dusun Kampung Jagalan, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Banyuwangi itu kini mempunyai kesibukan baru. Selepas menunaikan tugasnya memotong sapi, keduanya punya job tambahan saat musim layangan tiba. Keduanya menjadi tukang pembuat layang-layang sebagai sambilan.

Tidak heran, saat proses produksi layangan, rumah kedua orang ini yang kebetulan berdekatan, selalu menyita perhatian banyak orang. Selain anak-anak, tetangga juga kerap datang untuk menemani dan melihat langsung proses benda terbang tradisional ini dibuat.

Hamparan bekas serutan bambu menjadi pemandangan lazim saat keduanya sedang bekerja. Selain bambu, beberapa peralatan pendukung pembuat layangan seperti pisau, lem, benang, hingga lembaran plastik tersedia di sana.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last