Hajatan Berubah Petaka

0
431

Santap Berkat, 26 Orang Keracunan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLENMORE – Hajatan khitanan di rumah Suwarni, 60, warga Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, berubah menjadi petaka, kemarin malam. Sebanyak 26 warga yang menyantap berkat (makanan) dari si empunya hajatan mendadak kesakitan. Ada yang sakit perut, mual, dan muntah. Tak ingin terjadi petaka yang lebih besar, warga yang kesakitan itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore.

Informasi yang diperoleh wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangimenyebutkan, petaka bermula ketika Suwarni mengundang 55 tetangganya untuk selamatan pukul 19.00. Tamu yang datang, awalnya mengikuti pengajian. Usai pengajian, para tamu itu mendapat jamuan makan. Menu yang dihidangkan adalah soto.

Sepulang dari rumah Suwarni, para tamu diberi satu kotak nasi beserta kue. Di sinilah petaka terjadi. Tiga jam kemudian, warga mengeluh sakit perut, mual, dan muntah-muntah. Sebanyak 26 warga yang diduga menyantap berkat tersebut pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 orang harus menjalani rawatinap dan sisanya rawat jalan. “Sampai pagi kemarin masih ada 14 orang yang dirawat. Lainnya sudah pulang dan hanya menjalani rawat jalan,” tutur seorang petugas Rumah Sakit Bakti Husada Krikilan kepada koran ini. Seniri, salah seorang keluarga korban keracunan menuturkan, petaka tersebut mulai dirasakan warga sejak pukul 23.00.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2