Harga Tomat Terjun Bebas, Petani Merugi

0
1267
Hartatik bersama para buruh tani memetik tomat di sawahnya Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, kemarin (16/1).
Hartatik bersama para buruh tani memetik tomat di sawahnya Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, kemarin (16/1).

SINGOJURUH – Harga buah tomat dalam sepekan terakhir terjun bebas. Saat ini, di tingkat petani hanya kisaran Rp 3.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, sempat mencapai Rp 5.000 per kilogram.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu petani, Hartatik, 49, asal Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, mengatakan harga tomat yang anjlok membuat petani merugi hingga jutaan rupiah. “Petani pusing semua, harga tomat hancur,” katanya.

Loading...

Menurut Hartatik, harga tomat itu biasanya di kisaran Rp 5.000 per kilogram. Malahan, saat harga bagus bisa mencapai Rp 8.000 per kilogram. “Sekarang harganya hanya Rp 3.000 per kilogram,” ujarnya.

Dengan harga Rp 3.000 per kilogram, terang dia, membuat para petani yang menanam tomat merugi besar. Apalagi, tomat itu termasuk tanaman yang membutuhkan perawatan ektra dengan biaya cukup besar. “Biaya perawatan tomat itu bisa mencapai Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per hektare,” ungkapnya.

Untuk hasil panen tomat, jelas dia, bila dihitung secara kasar setiap hektare itu menghasilkan sekitar enam hingga tujuh ton. “Jadi bisa balik modal saja sudah untung,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2