Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Pasar Songgon Banyuwangi, Lalin Sempat Tersendat

angin-kencang-tumbangkan-pohon-trembesi-di-pasar-songgon-banyuwangi,-lalin-sempat-tersendat
Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Pasar Songgon Banyuwangi, Lalin Sempat Tersendat

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Pasar Songgon, tepatnya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sempat tersendat pada Jumat (27/2) pagi.

Hal itu dipicu tumbangnya pohon trembesi berukuran besar yang melintang di badan jalan usai diterjang angin kencang.

Informasi yang dihimpun, pohon trembesi dengan diameter kurang lebih 50 sentimeter dan tinggi sekitar delapan meter itu roboh sekitar pukul 09.00.

Batang pohon yang cukup besar langsung menghalangi akses utama di sekitar pasar tradisional tersebut sehingga kendaraan dari dua arah tak bisa melintas.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

Kapolsek Songgon, AKP Pudji Wahyono, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Angin bertiup cukup kencang disertai hujan deras yang mengguyur wilayah Songgon sejak pagi.

“Pohon tumbang sekitar pukul 09.00. Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang melintas tepat di lokasi, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka,” ujarnya.

Menurut AKP Pudji, pohon tersebut diduga sudah berusia tua. Kondisinya pun diperkirakan mulai keropos sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang.

“Pohonnya sudah lumayan tua. Kondisinya mungkin keropos sehingga saat diterpa angin kencang langsung ambruk,” tambahnya.

Polisi dan Warga Tandang Bareng Evakuasi

Peristiwa tumbangnya pohon itu pertama kali diketahui petugas Polsek Songgon yang sedang berpatroli rutin di sekitar kawasan pasar.

Menyadari adanya hambatan lalu lintas akibat pohon melintang di jalan, tujuh anggota Polsek Songgon langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat.

Petugas kepolisian tak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan perangkat desa dan warga sekitar untuk mengevakuasi batang dan dahan pohon yang menutup akses jalan.

“Anggota bersama perangkat desa dan warga mengevakuasi pohon tersebut menggunakan gergaji mesin,” tegas AKP Pudji.


Page 2

Proses evakuasi berlangsung relatif cepat. Petugas memotong dahan dan batang pohon secara bertahap agar mudah dipindahkan ke tepi jalan.

Warga sekitar turut membantu mengangkat dan membersihkan ranting-ranting yang berserakan.

“Tidak sampai satu jam evakuasi selesai. Anggota kami yang memotong, warga membantu memindahkan ranting-rantingnya,” cetusnya.

Setelah proses pembersihan rampung, arus lalu lintas di kawasan Pasar Songgon kembali normal. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas seperti biasa.

Sementara itu, anggota TRC BPBD Kecamatan Songgon, Abdul Hadi, mengatakan bahwa pohon trembesi yang tumbang tersebut sebenarnya sudah masuk dalam daftar pohon rawan tumbang di sepanjang jalan Kecamatan Songgon.

“Sebelumnya sudah kami asesmen, tapi memang belum sampai ditebang,” katanya.

Ia membenarkan bahwa usia pohon yang sudah tua serta minimnya perawatan menjadi faktor utama kerapuhan batang. Kondisi cuaca ekstrem dengan angin kencang dan hujan deras semakin memperbesar risiko pohon roboh.

“Angin dan hujannya memang cukup deras, ditambah kondisi pohonnya rapuh,” pungkasnya.

BPBD bersama aparat setempat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Warga juga diminta melaporkan jika menemukan pohon besar yang terlihat miring, lapuk, atau berpotensi tumbang demi mencegah kejadian serupa terulang. (sas/sgt)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Pasar Songgon, tepatnya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sempat tersendat pada Jumat (27/2) pagi.

Hal itu dipicu tumbangnya pohon trembesi berukuran besar yang melintang di badan jalan usai diterjang angin kencang.

Informasi yang dihimpun, pohon trembesi dengan diameter kurang lebih 50 sentimeter dan tinggi sekitar delapan meter itu roboh sekitar pukul 09.00.

Batang pohon yang cukup besar langsung menghalangi akses utama di sekitar pasar tradisional tersebut sehingga kendaraan dari dua arah tak bisa melintas.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

Kapolsek Songgon, AKP Pudji Wahyono, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Angin bertiup cukup kencang disertai hujan deras yang mengguyur wilayah Songgon sejak pagi.

“Pohon tumbang sekitar pukul 09.00. Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang melintas tepat di lokasi, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka,” ujarnya.

Menurut AKP Pudji, pohon tersebut diduga sudah berusia tua. Kondisinya pun diperkirakan mulai keropos sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang.

“Pohonnya sudah lumayan tua. Kondisinya mungkin keropos sehingga saat diterpa angin kencang langsung ambruk,” tambahnya.

Polisi dan Warga Tandang Bareng Evakuasi

Peristiwa tumbangnya pohon itu pertama kali diketahui petugas Polsek Songgon yang sedang berpatroli rutin di sekitar kawasan pasar.

Menyadari adanya hambatan lalu lintas akibat pohon melintang di jalan, tujuh anggota Polsek Songgon langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat.

Petugas kepolisian tak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan perangkat desa dan warga sekitar untuk mengevakuasi batang dan dahan pohon yang menutup akses jalan.

“Anggota bersama perangkat desa dan warga mengevakuasi pohon tersebut menggunakan gergaji mesin,” tegas AKP Pudji.