Hujan Sebelas Jam, Jembatan Putus, 10 Ha Tanaman Terendam

0
875
Tanaman cabai di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo terendam air setelah sungai di desa setempat meluap, kemarin (atas). Jembatan di Desa Alasbuluh juga rusak tergerus banjir (bawah).
Tanaman cabai di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo terendam air setelah sungai di desa setempat meluap, kemarin.

WONGSOREJO – Bencana alam menyambut datangnya tahun baru 2018. Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi Sabtu dini hari (30/12) hingga Minggu siang (31/12) mengakibatkan genangan air di mana-mana.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hujan mulai mengguyur pukul 02.00 dini hari dan berakhir 13.00. Hujan selama 11 jam itu juga mengakibatkan banjir cukup parah di Wilayah Wongsorejo. Genangan air tersebut dipicu meluapnya sungai di Desa Alasbuluh. Luapan air sungai tersebut merusak dua jembatan dan menggenangi lahan persawahan seluas 10 hektare.

Dua jembatan yang rusak merupakan akses utama bagi 400 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Dusun Krajan I Labuhan Lalang, Desa Alasbuluh. Gara-gara jembatan ambruk tersebut, akses warga menuju jalan raya terganggu. Sembari menunggu perbaikan, mereka harus melambung lewat Desa Bengkak yang jaraknya lebih jauh.

Ambrolnya jembatan itu membuat warga bergotong royong untuk membenahi jembatan dengan panjang lima meter tersebut.

Pihak Desa Alasbuluh sudah melaporkan ambrolnya jembatan itu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi serta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last