Instruksikan Ikut Jamsostek

0
353

SEHARI setelah pengesahan Perda Jaminan Kesehatan Warga Miskin (Jamkesmin), Bupati Abdullah Azwar Anas langsung action. Kemarin (11/4), orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu bertemu pimpinan PT. Jamsostek dan PT. Askes untuk membicarakan jaminan kesehatan warga Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat bertemu pimpinan Jamsostek, Budi Santoso, bupati membicarakan jaminan kesehatan warga yang bekerja di sektor formal dan informal. Untuk warga yang bekerja di sektor informal, muncul gagasan mengefektifkan keikutsertaan mereka ke Jamsostek.

Bagi perusahaan, mengikutkan karyawan ke Jamsostek merupakan kewajiban dan perintah UU. Oleh karena itu, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, diinstruksikan mengidentifikasi perusahaan yang sudah dan belum mengikuti program Jamsostek.

Dengan mengikuti program Jamsostek, masyarakat yang bekerja di sektor informal akan mendapatkan sejumlah keuntungan. Selain mendapat jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja juga akan didapat, termasuk jaminan hari tua. ”Kita instruksikan Dinas Tenaga Kerja agar mewajibkan semua perusahaan mengikutkan karyawan ke program Jamsostek,’’ tegas Bupati Anas.

Loading...

Jika semua perusahaan di Banyuwangi bisa melaksanakan kewajiban itu, maka beban anggaran pemerintah daerah untuk urusan kesehatan warga akan berkurang. Pemerintah akan berkonsentrasi pada program jamkesda dan jamkesmin. Bagi warga yang bekerja di sektor informal, ungkap Bupati Anas, masih ada problem. Namun, pihak Jamsostek menyatakan siap kerja keras untuk memecahkan problem warga yang bekerja di sektor informal itu.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2