Internet Booming, Perpustakaan Sepi

0
466

internetBANYUWANGI – Meski sering menerima penghargaan, baik kepada siswa maupun sekolahnya, ternyata minat baca warga Banyuwangi masih rendah. Hal itu disebabkan beberapa hal. Salah satunya kurangnya peran pendidikan untuk mengarahkan minat baca. Selain itu, keberadaan ruang publik sebagai tempat membaca masih sangat kurang.

Bahkan, salah satu ruangan yang berada di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria yang difungsikan sebagai perpustakaan, kini malah kosong. Menurut Kepala Perpus takaan Universitas PGRI Banyuwangi, Tofan Priananda, fenomena ini cukup mengkhawatirkan. Menurutnya, lemahnya minat baca di kalangan generasi muda disebabkan beberapa hal.

Selain kesadaran yang kurang, mudahnya akses internet yang kurang disertai pembinaan juga disinyalir menjadi salah satu sebab. Dia menambahkan, beberapa waktu lalu, sebelum internet booming di Banyuwangi, siswasiswi masih bisa memaksakan diri membaca LKS.Kini setelah internet marak, siswa sangat jarang menyentuh buku. Keberadaan internet yang seharusnya bisa menunjang minat baca justru malah memperburuk minat baca pelajar. 

Menurut Tofan, dirinya menampik jika sepinya perpustakaan saat ini disebabkan model membaca buku secara konvensional sudah beralih ke buku digital atau buku online. Sebab, dalam pengamatannya perhatiansiswa dalam menggunakan internet sebagai media belajar atau buku hanya saat berada di sekolah. Selebihnya hanya untuk rekreasi dengan mengaktifkan sosial media. ”Hanya sepuluh persen yang menggunakan internet untuk belajar. Selebihnya sosial media,”ungkapnya. (radar)