Jadikan Agama Sebagai Spirit

0
311
GAYENG: Kadispendi Sulihtiyono (kanan) menyimak acara seminar dan bedah buku di aula RS Al Huda, Gambiran.

GAMBIRAN – Ada ajakan menarik dari Ketua Asosiasi Pabrik Kertas Indonesia, Misbahul Huda, saat menjadi narasumber dalam seminar bisnis di aula Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, Rabu kemarin (30/05). Dalam seminar dan bedah buku berjudul Dari Langit Turun ke Bumi (DLTB) tersebut, Misbahul Huda mengajak para peserta menjadikan agama bukan hanya sebagai ritualitas belaka.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pria lulusan Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, itu juga mengajak peserta menjadikan agama sebagai spirit dalam berbagai sisi kehidupan. Huda menuturkan, selama ini banyak orang yang masih menjadikan agama sebagai kegiatan ritual, dan sangat jarang yang menjadikannya sebagai spiritualitas dalam kepemimpinan di pemerintahan, perusahaan, dan berbagai sisi kehidupan. Sehingga, hal itu kemungkinan besar adalah penyebab mundurnya Indonesia dibanding negara lain. 

Bahkan, lanjut Huda, dalam survei sebuah lembaga internasional yang dilakukan setiap tahun, tercatat bahwa negara nomor satu yang menerapkan nilai-nilai Islam justru New Zealand. “Sedang Indonesia nomor seratus sekian,” tuturnya. Dibanding negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, Indonesia jauh tertinggal. Padahal di sisi lain, kekayaan alam Indonesia sangat besar dibanding ketiga negara tetangga tersebut. “Mengapa Indonesia sekarang terpuruk? Jawabannya adalah faktor kepemimpinan,” tandasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2