sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi terus dikebut menjelang target operasional pada arus mudik Lebaran 2026.
Salah satu dukungan penting datang dari PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang memastikan kelancaran suplai material beton untuk proyek strategis nasional tersebut.
WSBP menyuplai berbagai material beton untuk proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 yang dikerjakan oleh konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dalam skema kerja sama operasi (KSO).
Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah di Jawa Timur, khususnya jalur pantai utara hingga kawasan timur Pulau Jawa.
Suplai Beragam Produk Beton
Dalam proyek tersebut, WSBP menyuplai sejumlah produk beton pracetak (precast) dan beton siap pakai (readymix). Total material yang telah dikirimkan meliputi:
- 84 batang PC-I Girder
- 65 batang Spun Pile
- 3.810 batang Square Pile
- 103.650 meter kubik beton Readymix
Seluruh beton precast telah berhasil disuplai sepenuhnya ke lokasi proyek. Sementara itu, progres suplai beton Readymix hingga saat ini telah mencapai 93 persen.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto mengatakan suplai beton tersebut menjadi bagian penting dalam penyelesaian pembangunan ruas tol yang ditargetkan bisa difungsikan saat arus mudik Lebaran 2026.
“Pada ruas Paiton–Besuki dengan total panjang 25,6 kilometer yang direncanakan turut difungsikan pada arus mudik Lebaran, WSBP berkontribusi melalui suplai beton precast dan beton Readymix untuk segmen sepanjang 5,8 kilometer,” ujar Fandy dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026).
Dukung Jalur Mudik Lebaran 2026
Menurut Fandy, suplai beton Readymix untuk jalur utama (main road) pada segmen proyek tersebut telah terpenuhi guna mendukung kesiapan jalur tol menghadapi arus mudik Lebaran tahun depan.
Saat ini pekerjaan pengecoran masih berlangsung di sejumlah titik, khususnya pada bagian main road dan barrier.
Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung sebelum periode mudik sehingga ruas tol yang sedang disiapkan dapat digunakan oleh masyarakat.
Page 2
Page 3
“Suplai beton Readymix untuk jalur utama telah dipenuhi dalam rangka mendukung kesiapan arus mudik Lebaran 2026,” jelasnya.
Didukung Batching Plant Berkapasitas Besar
Kelancaran suplai beton Readymix untuk proyek tersebut ditopang oleh Batching Plant WSBP Proban yang memiliki kapasitas produksi hingga 7.392 meter kubik per bulan.
Keberadaan fasilitas produksi yang relatif dekat dengan area proyek menjadi keuntungan tersendiri karena mempercepat distribusi material ke lokasi konstruksi.
Dengan jarak distribusi yang lebih pendek, kualitas beton tetap terjaga hingga proses pengecoran di lapangan.
Hal ini penting mengingat beton yang digunakan untuk pembangunan jalan tol harus memenuhi standar teknis yang ketat agar mampu menahan beban kendaraan berat dan memiliki umur pakai yang panjang.
Terapkan Pengendalian Mutu Ketat
Sebagai perusahaan penyedia material beton, WSBP menegaskan bahwa seluruh produk yang disuplai telah melalui proses pengendalian mutu yang ketat.
Pengawasan dilakukan sejak tahap produksi di pabrik hingga proses distribusi ke lokasi proyek.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap material beton yang digunakan dalam pembangunan jalan tol memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Dengan rencana difungsionalkannya Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi pada arus mudik Lebaran 2026, WSBP memastikan seluruh material beton yang disuplai telah memenuhi standar mutu dan spesifikasi teknis,” kata Fandy.
Perkuat Konektivitas Jawa Timur
Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi merupakan bagian dari pengembangan jaringan tol di Jawa Timur yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah.
Jika telah beroperasi penuh, jalan tol ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas barang dan orang dari wilayah barat menuju kawasan timur Pulau Jawa hingga mendekati Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi.
Selain mendukung arus logistik, keberadaan tol ini juga diproyeksikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata, perdagangan, dan industri.








